Wakil Wali Kota Pekalongan Apresiasi Transformasi Digital UMKM, Tekankan Pentingnya Pemanfaatan Workshop Cerdas Digital

InShot_20260619_135653249
Bagikan:

PEKALONGAN, (Harianterkini.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan menegaskan komitmennya dalam mempercepat transformasi digital pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui kolaborasi bersama Kementerian UMKM Republik Indonesia.

Komitmen tersebut kembali ditegaskan dalam pelaksanaan Workshop UMKM Cerdas Digital yang menjadi bagian dari rangkaian Pekan Kreatif Nusantara (PKN) 2026, yang digelar di Panggung Utama Kawasan Wisata Budaya Jetayu, Kota Pekalongan, Jumat, 19 Juni 2026, pagi.

Kegiatan yang mengusung tema “Penguatan Rantai Pasok UMKM” ini dihadiri ratusan pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha, komunitas kreatif, pendamping UMKM, serta pemangku kepentingan daerah.

Acara secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Pekalongan Hj. Balqis Diab, yang hadir bersama jajaran Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kota Pekalongan, termasuk Sekretaris Dinas Nugroho Hepi Kuncoro.

Tiga narasumber utama hadir memberikan materi strategis, yakni Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Pemasaran serta Digitalisasi Usaha Mikro Kementerian UMKM RI Bonny Suganda, Kepala Bidang Rantai Pasok Usaha Menengah Kementerian UMKM RI Astri Harni Tresnasari, serta Victorianus Aries Siswantoro, M.Si., dosen IWIMA Kota Pekalongan sekaligus Kepala Career Center dan fotografer profesional.

Wakil Wali Kota Pekalongan Tekankan UMKM Harus Naik Kelas Lewat Digitalisasi

Usai kegiatan, Wakil Wali Kota Pekalongan Hj. Balqis Diab menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Kementerian UMKM RI atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Pekalongan sebagai tuan rumah kegiatan penguatan kapasitas pelaku usaha.

Baca Juga:  Pemerintah Kota Semarang Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan dan Turunkan Angka Kematian

“Pada hari ini ada Workshop UMKM Cerdas Digital, kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian UMKM yang telah memberikan kepercayaannya kepada Kota Pekalongan untuk menyelenggarakan pelatihan yang luar biasa bagi UMKM,” ujar Balqis kepada wartawan Harianterkini.id.

Menurutnya, kegiatan ini sangat relevan dengan kebutuhan pelaku UMKM di tengah percepatan transformasi digital yang tidak dapat dihindari.

Ia menegaskan bahwa penguasaan digital marketing, pemanfaatan teknologi, dan perluasan pasar menjadi faktor penting agar UMKM mampu bertahan dan berkembang.

“Ini menjadi kebutuhan prioritas bagi UMKM untuk terus meningkatkan kompetensinya agar mereka bisa masuk ke digital marketing dan produknya semakin dikenal luas,” tegasnya.

Balqis juga menekankan pentingnya pemanfaatan momentum workshop secara maksimal oleh para peserta.

Ia berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai acara seremonial, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kapasitas pelaku usaha.

“Harapan kami, peserta tidak hanya hadir secara seremonial, tetapi benar-benar memanfaatkan kesempatan emas ini dengan baik,” katanya.

“Narasumber yang hadir sangat kompeten, sehingga ilmu yang didapat bisa diterapkan untuk menjadikan UMKM yang handal dan cerdas digital,” ungkapnya.

Baca Juga:  Presiden Jokowi: Kesetaraan Kunci Perkuat Negara ASEAN Hadapai Tantangan Global

Apresiasi untuk Narasumber Nasional dan Akademisi

Terkait kehadiran para narasumber, Wakil Wali Kota Pekalongan juga menyampaikan apresiasi tinggi atas kualitas pemateri yang dinilai sangat kompeten di bidangnya.

Ia menyebut bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat, akademisi, dan praktisi menjadi kekuatan penting dalam mempercepat peningkatan kapasitas UMKM.

“Kami sangat bangga karena dihadiri narasumber yang tidak kaleng-kaleng, yang memang ahli di bidangnya dan memberikan ilmu yang sangat bermanfaat bagi UMKM,” ujarnya.

Balqis menilai bahwa materi yang disampaikan para narasumber sangat relevan dengan kebutuhan pelaku usaha di era digital saat ini, terutama terkait penguatan rantai pasok, digitalisasi bisnis, dan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan.

Dorongan UMKM Jadi Penopang Ekonomi Daerah

Lebih lanjut, Balqis menyoroti pentingnya peran UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah, terlebih dalam kondisi ekonomi yang masih mengalami dinamika global.

Ia menyebut bahwa sektor UMKM harus menjadi kekuatan utama dalam menjaga stabilitas ekonomi Kota Pekalongan.

“Di tengah kondisi ekonomi yang masih fluktuatif, kami berharap UMKM tetap menjadi sektor yang kuat, mampu menopang ekonomi Kota Pekalongan, serta menjaga roda ekonomi tetap berputar dan stabil,” bebernya.

Baca Juga:  Resmi Daftar ke KPU, Agustina Wilujeng-Iswar Aminuddin Siap Bawa Perubahan untuk Kota Semarang

Menurutnya, penguatan kapasitas UMKM melalui digitalisasi dan kolaborasi rantai pasok merupakan langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan pertumbuhan ekonomi daerah.

Paparan Narasumber dan Penguatan Materi

Dalam kegiatan tersebut, Bonny Suganda menegaskan bahwa digitalisasi merupakan kebutuhan mendasar UMKM, bukan lagi pilihan, dengan fokus pada pemasaran digital, AI, dan ekosistem marketplace.

Sementara Astri Harni Tresnasari memperkenalkan konsep Holding UMKM berbasis klaster yang menempatkan usaha menengah sebagai penghubung dalam rantai pasok untuk memperkuat daya saing dan akses pembiayaan UMKM.

Adapun Victorianus Aries Siswantoro menambahkan perspektif baru mengenai pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dan ChatGPT sebagai alat bantu strategis UMKM dalam produksi konten, pemasaran digital, hingga efisiensi operasional usaha.

Bagian dari Pekan Kreatif Nusantara 2026

Workshop UMKM Cerdas Digital ini merupakan bagian dari rangkaian Pekan Kreatif Nusantara 2026 yang berlangsung pada 18–21 Juni 2026.

Selain workshop, kegiatan ini juga menghadirkan pameran produk unggulan UMKM, promosi ekonomi kreatif, business matching, serta berbagai agenda pemberdayaan untuk memperkuat ekosistem UMKM di Kota Pekalongan.

Pemerintah Kota Pekalongan bersama Kementerian UMKM RI berharap kegiatan ini mampu mempercepat transformasi UMKM menuju ekosistem usaha yang modern, digital, dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional maupun global.***