173 Peserta dari 24 Sekolah Ikuti Webinar Teknik Sipil USM, Bahas Peluang Karier di Kawasan Pantura Jawa Tengah

InShot_20260623_093305656
Bagikan:

SEMARANG (Harianterkini.id) – Program Studi S1 Teknik Sipil Universitas Semarang (USM) menggelar webinar bertajuk “Peluang Karier Wilayah Pesisir Pantura Jawa Tengah di Dunia Teknik Sipil” secara daring melalui Zoom Meeting pada 19 Juni 2026.

Kegiatan tersebut diikuti 173 peserta yang berasal dari 24 SMA/SMK/MA sederajat di berbagai daerah di Jawa Tengah.

Sekolah yang berpartisipasi antara lain SMAN 2 Semarang, SMKN 2 Purwodadi, SMKN 2 Salatiga, SMKN 2 Pati, SMAN 1 Jakenan, SMAN 1 Donorojo, SMAN 1 Welahan, SMKN 5 Semarang, SMAN 3 Demak, SMKN 7 Semarang dan SMA Islam Sudirman Ambarawa.

Selanjutnya, SMAN 1 Mayong, SMA IT Raflesia, MA Tarbiyatul Banin, SMKN 3 Semarang, SMK Pelita Nusantara 2, SMKN 9 Semarang, SMAN 2 Blora, SMAN 1 Petarukan, SMAN 1 Semarang, SMK Yasiha Gubug, SMA Muhammadiyah Gubug, serta SMAN 1 Wedung.

Mengusung tema “Bangun Mimpi, Bangun Negeri, di Negeri Pesisir”, webinar ini menjadi sarana edukasi bagi generasi muda untuk mengenal lebih dekat dunia Teknik Sipil, mulai dari peluang melanjutkan pendidikan hingga prospek karier yang terbuka luas, khususnya dalam mendukung pembangunan kawasan Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah.

Baca Juga:  PLN Terima 2 Sertifikat Aset Tanah Jalur SUTET 500 kV Ungaran–Ampel pada Hari Agraria dan Tata Ruang ke-65

Kegiatan tersebut juga mendapat sambutan positif dari para siswa, guru, alumni, serta perwakilan instansi pemerintah dan dunia industri yang memiliki perhatian terhadap pembangunan wilayah pesisir.

Ketua Program Studi S1 Teknik Sipil USM, Dr. Dhamang, mengatakan kawasan Pantura Jawa Tengah merupakan wilayah strategis yang membutuhkan sumber daya manusia berkualitas di bidang ketekniksipilan.

“Pantura Jawa Tengah memiliki potensi yang sangat besar, mulai dari pengembangan kawasan industri, pelabuhan, jalan nasional, pengendalian banjir rob, perlindungan pantai, hingga pengembangan kawasan permukiman pesisir,” ujar Dr. Dhamang.

“Kondisi tersebut membuka peluang yang sangat luas bagi lulusan Teknik Sipil untuk berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan,” imbuhnya.

Baca Juga:  Wali Kota Semarang Resmi Menutup Gelaran Lomba Kampung Hebat Kota Semarang 2025

Menurutnya, webinar tersebut juga menjadi upaya Prodi S1 Teknik Sipil USM untuk membantu para siswa memperoleh gambaran mengenai pilihan pendidikan tinggi dan prospek kerja setelah lulus sekolah.

“Kami memahami bahwa masih banyak siswa yang bertanya, setelah lulus sekolah akan kuliah di mana dan jurusan apa yang memiliki prospek menjanjikan,” katanya.

“Melalui webinar ini, kami ingin menunjukkan bahwa Teknik Sipil bukan hanya tentang membangun gedung dan jalan, tetapi juga tentang membangun masa depan masyarakat, khususnya di wilayah pesisir yang memiliki tantangan dan peluang besar,” lanjutnya.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Selain diikuti pelajar dari puluhan sekolah, webinar juga dihadiri perwakilan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Batang, PLTU Batang, serta peserta dari berbagai latar belakang profesi yang memiliki ketertarikan terhadap isu pembangunan infrastruktur pesisir.

Baca Juga:  Pemerintah Kota Semarang Lewat DPU Lakukan Penambalan Jalan

Dalam webinar tersebut, peserta mendapatkan tiga materi utama, yakni mengenai peluang dan tantangan pembangunan pesisir Pantura Jawa Tengah, gambaran dunia profesi Teknik Sipil, serta informasi seputar perkuliahan di Program Studi Teknik Sipil.

Melalui materi yang disampaikan, peserta memperoleh wawasan mengenai tingginya kebutuhan tenaga profesional di bidang Teknik Sipil, prospek karier lulusan, peluang memperoleh beasiswa, hingga kontribusi yang dapat diberikan dalam mewujudkan pembangunan wilayah pesisir yang tangguh dan berkelanjutan.

Dr. Dhamang berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus memberikan informasi pendidikan tinggi kepada para pelajar.

“Kami berharap semakin dikenalnya potensi pembangunan Pantura Jawa Tengah akan mendorong semakin banyak siswa untuk melanjutkan pendidikan tinggi dan mengambil peran dalam membangun daerahnya melalui keilmuan Teknik Sipil. Bangun Mimpi, Bangun Negeri, di Negeri Pesisir,” pungkasnya.***(bgy)