Wali Kota Semarang Ajak Karang Taruna Rawat Cemara Laut demi Lestarikan Pesisir Pulau Tirang

InShot_20260714_231132000
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Semangat menjaga kelestarian pesisir kembali digaungkan di kawasan Pulau Tirang, Kelurahan Tugurejo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti hadir bersama ratusan warga dalam kegiatan Aksi Bersih dan Tanam Cemara Laut yang digelar Karang Taruna Kecamatan Tugu, Minggu (12/7), sebagai wujud kolaborasi menjaga lingkungan sekaligus mendukung pengembangan desa wisata mangrove.

Mengusung tema “Dari Pulau Tirang Untuk Bumi: Kolaborasi Hijau untuk Desa Wisata Mangrove Tapak”, kegiatan tersebut diikuti sekitar 150 peserta yang terdiri atas pengurus Karang Taruna, komunitas lingkungan, pelajar, masyarakat setempat, pelaku UMKM, hingga unsur pemerintah.

Suasana kebersamaan sudah terasa sejak awal kegiatan yang dipusatkan di kawasan Tapak Tugu.

Baca Juga:  Mohammad Agung Ridlo : "Kedaulatan Pangan Berbasis Potensi Lokal"

Agustina disambut hangat masyarakat sebelum mengikuti penandatanganan komitmen bersama untuk menjaga dan melestarikan lingkungan pesisir.

Wali Kota Semarang menjadi pihak pertama yang membubuhkan tanda tangan sebagai simbol dukungan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang terhadap gerakan pelestarian lingkungan yang digagas masyarakat.

Momentum tersebut kemudian dilanjutkan dengan penyerahan simbolis 200 bibit cemara laut kepada Ketua Karang Taruna Kecamatan Tugu.

Bibit-bibit tersebut selanjutnya ditanam bersama sebagai bagian dari upaya memperkuat kawasan pesisir dari ancaman abrasi.

Dalam kesempatan itu, Agustina mengingatkan bahwa menanam pohon bukanlah akhir dari sebuah gerakan.

Menurutnya, keberhasilan konservasi justru ditentukan oleh komitmen merawat tanaman hingga tumbuh dan memberikan manfaat bagi lingkungan.

“Setelah ini Karang Taruna tugasnya merawat, ya. Nanti setahun lagi saya datang, harus sudah tumbuh,” ujar Agustina disambut antusias para peserta.

Baca Juga:  Japanese Week 2025 Kembali Hadir di Hotel Rooms Inc Semarang, Sajian Kuliner Jepang Otentik, Cosplay, Musik, dan Hiburan Spesial

Usai rangkaian kegiatan di Tapak Tugu, rombongan melanjutkan perjalanan menggunakan perahu menuju Pantai Tirang.

Di kawasan pesisir tersebut, seluruh peserta bergotong royong membersihkan sampah yang terbawa ombak sekaligus menanam cemara laut di sepanjang garis pantai.

Aksi sederhana itu menjadi gambaran nyata kepedulian berbagai elemen masyarakat terhadap kelestarian kawasan pesisir.

Selain mempercantik lingkungan, penanaman cemara laut juga diharapkan mampu memperkuat benteng alami pantai dari ancaman abrasi yang selama ini menjadi tantangan di sejumlah wilayah pesisir Semarang.

Mengusung semangat “Bersinergi untuk Laut yang Bersih, Pesisir yang Lestari, dan Masa Depan yang Berkelanjutan”, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya konservasi ekosistem Pulau Tirang sekaligus mendukung pengembangan kawasan sebagai desa wisata mangrove yang berkelanjutan.

Baca Juga:  Wali Kota Semarang Kunjungi Rumah Tidak Layak Huni Milik Mbah Muhammad di Mijen

Lebih dari sekadar aksi penghijauan, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat untuk terus menjaga kebersihan dan kelestarian pesisir.

Keberadaan lingkungan yang terawat diyakini akan meningkatkan daya tarik wisata, membuka peluang berkembangnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta memberikan dampak ekonomi bagi warga sekitar.

Pemerintah Kota Semarang pun menyatakan komitmennya untuk terus mendukung berbagai inisiatif masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Kolaborasi antara pemerintah, Karang Taruna, komunitas, dan masyarakat dinilai menjadi modal penting untuk mewujudkan kawasan pesisir Kota Semarang yang tangguh, hijau, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.***