Mahasiswa KKN PPM USM Beri Pelatihan Pemetaan Digital dan Kesiapsiagaan Bencana di Kelurahan Wates
SEMARANG (Harianterkini.id)– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Semarang (USM) melaksanakan program pendampingan dan pelatihan bertajuk “Pemetaan Potensi Wilayah RW 02 Kelurahan Wates Berbasis Digital dan Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana sebagai Media Informasi Pengembangan Kawasan Agro Wates” di Kelurahan Wates, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Minggu (26/7). Kegiatan yang diikuti perwakilan Karang Taruna serta pengurus RW dan RT setempat ini bertujuan meningkatkan pemanfaatan teknologi digital dalam pemetaan potensi wilayah sekaligus memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana sebagai upaya mendukung pengembangan kawasan Agro Wates.
Ketua Kelompok 2 KKN PPM USM Kelurahan Wates, Filanika menyampaikan bahwa program kerja ini diprakarsai oleh Azka selaku anggota kelompok yang bertanggung jawab atas pelaksanaan program beserta tim anggota mahasiswa lainnya. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk menyusun peta wilayah RW 02 Kelurahan Wates yang memuat potensi kawasan, fasilitas umum, akses jalan, serta titik-titik yang berpotensi mengalami genangan atau banjir sebagai sumber informasi yang mudah diakses oleh masyarakat. Selain mendukung pengembangan Agro Wates sebagai potensi unggulan wilayah, program ini juga memberikan pelatihan kesiapsiagaan bencana guna meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dalam menghadapi risiko bencana, khususnya banjir dan keadaan darurat lainnya.
”Program ini dirancang agar dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan dan menjadi media informasi yang komprehensif bagi pengembangan kawasan Agro Wates. Kami berharap, melalui peta digital yang disusun serta edukasi kesiapsiagaan bencana, para pengurus dan pemuda Karang Taruna mampu mengenali potensi lingkungannya sekaligus sigap dan tanggap dalam menghadapi risiko bencana di wilayah ini,” kata Filanika.
Dia menambahkan, Azka selaku penanggung jawab program bersama tim mahasiswa KKN PPM USM memberikan pendampingan langsung mengenai cara mengakses dan memanfaatkan peta digital wilayah serta menyampaikan materi langkah-langkah mitigasi bencana. Inisiatif ini mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari pengurus setempat, termasuk Pak Masrudin selaku Ketua RT 10 serta Mas Tegar selaku Ketua Karang Taruna RW 02.
Melalui penerapan program ini, kegiatan tersebut berhasil menghasilkan dokumen peta wilayah RW 02 yang memuat informasi potensi kawasan, fasilitas umum, akses jalan, serta area rawan genangan atau banjir. Selain itu, perwakilan Karang Taruna dan pengurus wilayah memperoleh pengetahuan mengenai langkah-langkah kesiapsiagaan dan tindakan yang perlu dilakukan sebelum, saat, dan setelah terjadi bencana, sehingga dapat meningkatkan kesadaran serta kemampuan mitigasi bencana di lingkungan RW 02.
”Selain penyusunan peta dan pelatihan kesiapsiagaan, mahasiswa KKN PPM USM bersama pemuda dan pengurus sekitar Kelurahan Wates saling berkolaborasi dan bekerja sama selama 1 hari pelaksanaan kegiatan. Kegiatan yang didanai secara mandiri oleh mahasiswa KKN sebesar Rp 600.000 ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara mahasiswa, pemuda Karang Taruna, dan pengurus wilayah dalam mengelola potensi serta risiko bencana secara mandiri,” ujarnya.***
