Fakultas Ekonomi USM Perkuat Implementasi Kurikulum OBE melalui Workshop dan Evaluasi RPS
SEMARANG, (Harianterkini.id) – Fakultas Ekonomi Universitas Semarang (FE USM) terus memperkuat kualitas pembelajaran berbasis Outcome Based Education (OBE) dengan menggelar workshop dan evaluasi bertajuk “Penguatan Implementasi Kurikulum Berbasis Outcome Based Education (OBE) melalui Evaluasi RPS dan Pengukuran Ketercapaian CPL, CPMK, dan Sub-CPMK pada Program Studi D3 Manajemen Perusahaan Fakultas Ekonomi Universitas Semarang”.
Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang N.3.10 Fakultas Ekonomi USM pada Senin (20/7/2026).
Workshop menghadirkan akademisi sekaligus dosen Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro, Anafil Windriya, S.E., M.M., sebagai narasumber utama.
Kegiatan ini diikuti pimpinan fakultas, ketua program studi, serta puluhan dosen di lingkungan Fakultas Ekonomi USM sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pembelajaran dan menghasilkan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
Ketua Program Studi D3 Manajemen Perusahaan FE USM, Anitiyo Soelistiyono, S.E., M.Si., Ph.D., mengatakan implementasi Outcome Based Education merupakan bagian penting dalam mewujudkan proses pembelajaran yang berkualitas, terukur, dan berorientasi pada capaian kompetensi lulusan.
Menurutnya, evaluasi terhadap Rencana Pembelajaran Semester (RPS) harus dilakukan secara berkelanjutan agar selalu relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, kebutuhan industri, serta standar akreditasi pendidikan tinggi.
“Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat implementasi kurikulum berbasis luaran pembelajaran yang selaras dengan kebijakan pendidikan tinggi dan kebutuhan dunia kerja,” ujarnya.
Workshop dibuka oleh Dekan Fakultas Ekonomi USM, Dr. Edy Suryawardana, S.E., M.M.
Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa Outcome Based Education tidak hanya berkaitan dengan penyusunan dokumen kurikulum, tetapi merupakan transformasi paradigma pembelajaran yang menempatkan capaian pembelajaran sebagai fokus utama seluruh proses akademik.
“Implementasi Outcome Based Education harus menjadi budaya akademik di lingkungan Fakultas Ekonomi. Penyusunan RPS, proses pembelajaran, metode asesmen, hingga evaluasi pembelajaran harus saling terintegrasi sehingga mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan memiliki daya saing tinggi,” kata Edy.
Ia berharap seluruh dosen dapat semakin memahami implementasi OBE secara komprehensif sehingga mampu menerapkannya secara konsisten dalam setiap proses pembelajaran.
“Kami berharap hasil workshop ini menjadi dasar penguatan sistem penjaminan mutu akademik sekaligus mendukung peningkatan kualitas lulusan Fakultas Ekonomi USM agar unggul, profesional, inovatif, dan siap menghadapi tantangan global,” tambahnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Dekan Fakultas Ekonomi USM Dr. Adijati Utaminingsih, S.E., M.M., Ketua Program Studi S1 Manajemen Dr. Asih Niati, S.E., M.M., Sekretaris Program Studi S1 Manajemen Dr. Teguh Ariefiantoro, S.E., M.M., serta 35 dosen di lingkungan Fakultas Ekonomi Universitas Semarang.
Dalam sesi pemaparan materi, Anafil Windriya menjelaskan secara komprehensif konsep dasar Outcome Based Education beserta implementasinya dalam penyusunan kurikulum dan Rencana Pembelajaran Semester (RPS).
Ia menekankan pentingnya constructive alignment atau keterpaduan antara Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), Sub-CPMK, strategi pembelajaran, metode asesmen, hingga indikator keberhasilan pembelajaran.
Menurutnya, keberhasilan implementasi OBE tidak hanya diukur dari kelengkapan dokumen kurikulum, tetapi juga dari kemampuan program studi mengukur dan mengevaluasi ketercapaian CPL, CPMK, serta Sub-CPMK secara objektif melalui instrumen penilaian yang valid dan reliabel.
Selain itu, Anafil memaparkan strategi penyusunan rubrik penilaian, pemetaan capaian pembelajaran, hingga mekanisme evaluasi berkelanjutan atau Continuous Quality Improvement (CQI) sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu akademik.
Workshop juga diisi dengan sesi diskusi interaktif dan evaluasi dokumen RPS yang telah disusun masing-masing dosen.
Para peserta secara aktif membahas penyelarasan indikator capaian pembelajaran, strategi pembelajaran, metode asesmen, hingga teknik pengukuran ketercapaian CPL dan CPMK agar implementasi Outcome Based Education dapat berjalan secara optimal.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Ekonomi USM menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya mutu akademik melalui penyempurnaan kurikulum, penguatan kompetensi dosen, serta penerapan sistem pembelajaran berbasis capaian yang berorientasi pada peningkatan kualitas lulusan dan kebutuhan dunia usaha maupun dunia industri.***(bgy)
