Dr. KH Taufiqurrohman Dorong Yayasan Alqodar Wujudkan SD hingga Perguruan Tinggi

InShot_20260806_004116222
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Semangat membangun pendidikan berbasis nilai-nilai keislaman menjadi pesan utama dalam Pengukuhan Bidang-Bidang Pengurus Yayasan Alqodar Sendangmulyo, Kota Semarang. Ketua Pembina Yayasan Alqodar, Dr. KH. Taufiqurrohman, S.Ag., M.Si., mengajak seluruh pengurus memiliki visi besar agar yayasan terus berkembang dan memberi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Dalam acara yang digelar di Masjid Alqodar Sendangmulyo pada 2 Agustus 2026 itu, Taufiqurrohman menegaskan bahwa Yayasan Alqodar tidak boleh berhenti pada capaian yang telah diraih saat ini. Menurutnya, keberadaan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) dan TK Islam yang telah menampung ratusan santri harus menjadi pijakan untuk melangkah lebih jauh.

Ia berharap, ke depan Yayasan Alqodar mampu mewujudkan lembaga pendidikan yang berjenjang, mulai dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), hingga perguruan tinggi.

Baca Juga:  Keluarga Besar FTIK USM Syukuran Hasil Akreditasi Unggul Prodi Ilmu Komunikasi

“Pengurus Yayasan Alqodar harus mempunyai visi besar dalam membesarkan Alqodar di masa mendatang. Kita harus bercita-cita mendirikan SD, SMP, SMA, bahkan perguruan tinggi,” ujar Taufiqurrohman.

Ia juga mengapresiasi komposisi kepengurusan yayasan yang dinilai memiliki sumber daya manusia berkualitas. Menurutnya, keberadaan akademisi bergelar profesor maupun doktor menjadi modal penting dalam mewujudkan cita-cita besar yayasan.

“Di kepengurusan Yayasan Alqodar sekarang sudah ada dua profesor, yakni Prof. Dr. Hardani Widhiastuti, M.M., Psikolog dan Prof. Dr. Taufiqurrahman, S.T., M.T. Selain itu, kita juga tidak kekurangan doktor. Dalam Anggaran Rumah Tangga yayasan juga sudah mengakomodasi visi pendidikan dan pemberdayaan ekonomi umat. Mari bersama-sama mendedikasikan diri untuk kemajuan Alqodar, baik di bidang pendidikan maupun ekonomi umat,” katanya.

Baca Juga:  Kejari Kota Semarang Setorkan Rp4,98 Miliar Hasil Lelang Barang Rampasan Kasus Korupsi Agus Hartono ke Kas Negara

Acara tersebut turut dihadiri Pengawas Yayasan Alqodar, Dr. H. Teguh Hadiprayitno, S.H., M.Hum., Dr. Zaenal Arifin, M.Hum., H. Edy Sukamto, S.E., M.M., Priyono, S.Sos., Prof. Dr. Hardani Widhiastuti, M.M., Psikolog, serta Dr. Srianik, S.E., M.Si.

Sementara itu, Ketua Pengurus Yayasan Alqodar, Drs. KH. Ali Mustofa Hamdan, menyampaikan komitmennya untuk menjalankan amanah dari para sesepuh, pembina yayasan, dan tokoh masyarakat dengan penuh tanggung jawab.

Ia mengaku terinspirasi oleh firman Allah SWT dalam Surah Az-Zumar ayat 73 yang menggambarkan orang-orang bertakwa digiring menuju surga secara berkelompok. Ayat tersebut, menurutnya, menjadi motivasi agar seluruh pengurus bekerja dengan niat yang tulus demi kemaslahatan umat.

“Kita tidak boleh memiliki niat lain selain mengagungkan asma Allah SWT. Dengan mengharap ridha Allah, insyaallah visi dan misi Yayasan Alqodar dapat terwujud,” ujarnya.

Baca Juga:  Perkuat Tanggul Dinar Indah dengan Trucuk Bambu, Wali Kota Semarang Instruksikan Penanganan Banjir Serentak di Berbagai Titik

KH. Ali juga menekankan pentingnya kebersamaan dan kekompakan dalam menjalankan roda organisasi. Menurutnya, keberhasilan membesarkan Yayasan Alqodar sangat bergantung pada sinergi antarpengurus serta kepedulian terhadap perkembangan masjid dan lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan yayasan.

“Keberhasilan membesarkan Alqodar tidak lepas dari chemistry atau kerja sama yang baik antarpengurus. Kita harus sering hadir di Masjid Alqodar agar mengetahui berbagai kebutuhan dan kekurangannya, sehingga dapat diperbaiki bersama-sama,” tuturnya.

Melalui kepengurusan yang baru dikukuhkan, Yayasan Alqodar berharap dapat terus berkembang sebagai pusat pendidikan Islam, dakwah, serta pemberdayaan ekonomi umat yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Kota Semarang dan sekitarnya.