796 Wisudawan USM Ikuti Wisuda Ke-77, Rektor Pesan Lulusan Terus Berkarya

InShot_20260904_005657036
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Suasana penuh kebahagiaan dan haru mewarnai Upacara Wisuda Ke-77 Universitas Semarang (USM) Program Diploma, Sarjana, dan Magister. Sebanyak 796 wisudawan resmi mengikuti prosesi wisuda yang digelar di Gedung Auditorium Ir. Widjatmoko USM, Kamis (27/8/2026).

Dari jumlah tersebut, sebanyak 771 wisudawan mengikuti prosesi secara langsung atau offline, sementara 25 wisudawan lainnya mengikuti secara daring.

Prosesi Wisuda Tahap I USM tersebut turut dihadiri jajaran sivitas akademika, tamu undangan, serta keluarga para wisudawan.

Rektor Universitas Semarang, Dr. Supari, S.T., M.T., dalam sambutannya menyampaikan penghormatan dan apresiasi kepada seluruh unsur yang turut mendukung penyelenggaraan pendidikan di USM.

Ucapan penghormatan disampaikan kepada pimpinan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI, pimpinan Yayasan Alumni Undip sebagai badan penyelenggara USM, Ketua dan anggota Senat USM, jajaran pimpinan universitas, para dekan, ketua program studi, dosen, tenaga kependidikan, organisasi kemahasiswaan, mitra institusi, hingga perwakilan alumni USM.

Tak lupa, Rektor juga memberikan apresiasi kepada orang tua dan keluarga wisudawan. Dukungan keluarga dinilai menjadi bagian penting dalam perjalanan mahasiswa hingga mampu menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi.

Baca Juga:  KAI Daop 4 Semarang Berikan Tarif Khusus untuk KA dan Relasi Tertentu

“Yang telah menyelesaikan apa yang telah dimulai. Menjadi mahasiswa di USM. Selamat untuk Anda semuanya,” ujar Supari.

Para wisudawan yang mengikuti prosesi tersebut berasal dari tujuh program pendidikan. Rinciannya, 36 wisudawan dari D3 Manajemen Perusahaan, 126 wisudawan S1 Ilmu Hukum, 96 wisudawan S1 Manajemen, 28 wisudawan S1 Akuntansi, 64 wisudawan S2 Hukum, 30 wisudawan S2 Manajemen, serta 25 wisudawan S2 Psikologi.

Pada kesempatan tersebut, USM juga memberikan penghargaan kepada tujuh wisudawan terbaik yang berhasil menyelesaikan pendidikan dengan predikat cumlaude.

Dari jenjang D3 Manajemen Perusahaan, Miladia Nursaid menjadi wisudawan terbaik dengan IPK 3,98. Sementara dari S1 Ilmu Hukum, Yaser meraih IPK 3,90.

Prestasi akademik juga ditorehkan Andra Hisyam Alrisono yang menjadi wisudawan terbaik S1 Manajemen dengan IPK 3,99. Sedangkan Amelya Mutiara Putri menjadi wisudawan terbaik S1 Akuntansi dengan IPK 3,92.

Pada jenjang magister, Andika Prasetya Sinaga tampil sebagai wisudawan terbaik S2 Hukum dengan IPK sempurna 4,00. Kemudian Mochammad Mundzir menjadi wisudawan terbaik S2 Manajemen dengan IPK 3,81, sementara Setblon Tembang menjadi wisudawan terbaik S2 Psikologi dengan IPK 3,97.

Baca Juga:  Permainan Tradisional Dalam Pembentukan Karakter Sosial Anak di Lingkungan Sekolah

Bukan Akhir Perjalanan

Di hadapan para wisudawan, Rektor USM menegaskan bahwa prosesi wisuda bukanlah garis akhir dari perjalanan pendidikan. Sebaliknya, wisuda menjadi titik awal bagi lulusan untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama berada di bangku kuliah dalam kehidupan bermasyarakat.

Supari berpesan agar para lulusan tidak berhenti belajar setelah memperoleh gelar akademik. Menurutnya, perkembangan dunia yang semakin dinamis menuntut setiap individu untuk terus meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan baru.

USM, lanjutnya, telah berupaya membekali mahasiswa tidak hanya dengan pengetahuan dan teknologi, tetapi juga nilai-nilai yang diharapkan mampu membentuk karakter serta mental intelektual para lulusan.

Selain capaian akademik, Supari turut mengapresiasi mahasiswa USM yang mampu mengukir prestasi di berbagai bidang nonakademik, baik di tingkat provinsi, nasional maupun internasional.

Menurutnya, berbagai prestasi tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa USM memiliki potensi yang dapat terus dikembangkan. Karena itu, USM berkomitmen untuk menjaga sekaligus menumbuhkan mental juara agar para lulusan mampu melanjutkan prestasi dan berkarya di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Difabel Tampil Memukau di Karnaval Paskah Semarang 2026, Tegaskan Semangat Inklusivitas

Gelar Akademik Adalah Amanah

Sementara itu, Muhammad Edrus Mutahar atau yang lebih dikenal sebagai Habib Muhammad, perwakilan wisudawan dari Program Studi S1 Ilmu Hukum, mengatakan gelar akademik yang diperoleh bukan sekadar simbol keberhasilan menyelesaikan pendidikan.

Menurutnya, gelar tersebut merupakan amanah yang harus dibuktikan melalui tindakan serta kontribusi nyata bagi masyarakat.

Ia mengajak seluruh wisudawan untuk tidak menjadikan prosesi wisuda sebagai akhir dari perjuangan. Justru setelah menyandang gelar akademik, para lulusan akan menghadapi perjalanan baru yang membutuhkan keberanian, semangat, dan keteguhan dalam mengejar cita-cita.

Habib Muhammad juga menyampaikan terima kasih kepada orang tua dan keluarga, pimpinan universitas, para dekan, dosen, serta seluruh sivitas akademika USM yang telah memberikan dukungan selama proses pendidikan.

Berakhirnya masa studi di kampus pun diharapkan menjadi awal bagi para lulusan untuk membawa ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai yang diperoleh selama kuliah ke dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat.

Dengan bekal tersebut, para wisudawan diharapkan mampu memberikan kontribusi positif sekaligus terus menjaga nama baik almamater Universitas Semarang di mana pun berada.***(bgy)