Dukung Pengembangan 59.990 SR Jargas di Surabaya dan Gresik, PGN Perluas Edukasi Gas Bumi melalui City Gas Tour 2026

IMG-20260914-WA0020
Bagikan:

SURABAYA (Harianterkini.id) – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) kembali menggelar City Gas Tour 2026 di Kota Lama Surabaya, Sabtu (12/9/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya PGN memperluas edukasi mengenai pemanfaatan gas bumi sekaligus mendorong masyarakat menggunakan energi yang lebih praktis, aman, dan ramah lingkungan.

City Gas Tour di Surabaya sekaligus mendukung upaya PGN dalam memperluas jaringan gas bumi (jargas). PGN menargetkan pembangunan jargas baru yang dapat melayani sekitar 59.990 sambungan rumah (SR) di Kota Surabaya dan Kabupaten Gresik pada periode 2025–2026.

Setelah sebelumnya digelar di Sidoarjo dan Probolinggo, City Gas Tour 2026 di Surabaya diramaikan dengan berbagai kegiatan, mulai dari Fun Run, Pound Fit, lomba joget India, hingga bazar makanan. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga dan komunitas yang ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

General Manager PGN Sales and Operation Region (SOR) III, Hedi Hedianto, mengatakan bahwa City Gas Tour menjadi salah satu upaya PGN untuk terus memperkenalkan GasKita kepada masyarakat.

“City Gas Tour adalah ikhtiar kami untuk terus mempromosikan dan mengenalkan GasKita kepada masyarakat. GasKita merupakan penyaluran gas bumi melalui pipa untuk rumah tangga di perumahan-perumahan dan usaha kecil yang ada di wilayah operasional PGN,” kata Hedi.

Baca Juga:  JNE Raih Penghargaan Indonesia Creative Awards 2025 atas Dukungan UMKM dan Ekonomi Kreatif

Hedi berharap kehadiran City Gas Tour dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai gas bumi sebagai salah satu pilihan energi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Gas bumi adalah energi bersih yang tersedia 24 jam. Energi ini berasal dari bumi Indonesia sendiri, tidak impor, dan mudah-mudahan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Surabaya maupun wilayah lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, Area Head PGN Surabaya, Arief Nurrachman, menambahkan bahwa edukasi dalam City Gas Tour tidak hanya mengenai pemanfaatan gas bumi untuk rumah tangga, sektor komersial, UMKM, hingga industri, tetapi juga mencakup aspek keamanan dan keselamatan dalam penggunaan gas bumi. Selain itu, PGN mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga infrastruktur gas bumi yang berada di lingkungan sekitar.

Arief mengungkapkan bahwa saat ini jumlah pengguna gas bumi di Kota Surabaya dan Kabupaten Gresik mencapai sekitar 61.000 pelanggan. Jumlah tersebut mencakup pelanggan rumah tangga, komersial, maupun industri.

Pembangunan jaringan gas bumi dilakukan dengan berkoordinasi bersama Pemerintah Kota Surabaya serta para pemangku kepentingan terkait. PGN juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat di wilayah yang menjadi sasaran pembangunan jaringan.

Baca Juga:  Unggahan DPD Gerindra DIY Cucu HBX Bersama Presiden Terpilih Prabowo Subianto Viral di Media Sosial

“Kami berharap seluruh masyarakat Kota Surabaya bisa menyambut gembira proses pengembangan jargas dan dapat berlangganan gas PGN. Mengingat gas bumi merupakan energi bersih, ramah lingkungan, efektif, dan efisien,” ujar Arief.

Untuk tahun ini, pembangunan jaringan gas bumi menyasar sejumlah wilayah di Surabaya, meliputi Surabaya Timur, Surabaya Tengah, Surabaya Barat, serta sebagian wilayah Surabaya Utara.

Antusiasme masyarakat terhadap rencana perluasan jaringan tersebut juga cukup tinggi. Hingga Agustus 2026, PGN mencatat telah menerima sekitar 36.000 formulir minat berlangganan atau permintaan pemasangan jaringan gas bumi dari masyarakat.

Bagi masyarakat yang telah menggunakan gas bumi, kemudahan dan kepraktisan menjadi salah satu alasan memilih energi tersebut.

Sindy Wahyudi, warga Jojoran, Surabaya, yang hadir dalam kegiatan City Gas Tour di Kota Lama Surabaya, mengaku telah menggunakan gas bumi selama sekitar satu tahun. Menurutnya, penggunaan gas bumi membuat aktivitas memasak menjadi lebih praktis karena tidak perlu khawatir kehabisan gas.

“Kami merasakan manfaat dari penggunaan gas bumi, lebih murah dan praktis. Kami tidak lagi mengalami kebingungan karena kehabisan gas, terutama kalau malam hari. Selain itu, lebih safety,” ujar Sindy.

Baca Juga:  Rektor Universitas Semarang Teken Kontrak Kinerja Dengan PT Berdampak 2026

Ia juga mengatakan bahwa selama menggunakan gas bumi, aliran gas di rumahnya berjalan tanpa kendala.

Pengalaman serupa disampaikan Maria, warga Rungkut Menanggal Harapan, Surabaya. Ia menilai penggunaan gas bumi memberikan kenyamanan karena praktis dan tidak merepotkan.

“Menggunakan gas bumi sangat nyaman, praktis, aman, dan ekonomis. Yang paling penting, sebagai pengguna kita tidak was-was kehabisan gas, apalagi saat malam hari,” ujarnya.

Program City Gas Tour 2026 digelar di empat wilayah di Jawa Timur, yakni Surabaya, Bojonegoro, Sidoarjo, dan Probolinggo. Sidoarjo dan Probolinggo telah lebih dahulu menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan. Setelah Surabaya, rangkaian City Gas Tour 2026 akan dilanjutkan ke Bojonegoro.

Dalam pelaksanaan City Gas Tour di Surabaya, PGN juga menggandeng berbagai komunitas. Salah satu kegiatan yang mendapat perhatian adalah Fun Run Night yang diikuti hampir 500 peserta dari sejumlah komunitas, termasuk komunitas Mandarin dan Bollywood.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, City Gas Tour tidak hanya menjadi sarana edukasi dan sosialisasi mengenai pemanfaatan serta keamanan gas bumi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya PGN untuk membangun kedekatan dan memperkuat kebersamaan dengan masyarakat.***