Rawat Ingatan Sejarah dan Jiwa Nasionalisme, NECI 04 Semarang Gelar Touring “Jalur Merah Putih 2026” ke Astana Giribangun

InShot_20260929_225515323
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Deretan Mercedes-Benz bakal melintasi jalur Semarang menuju Karanganyar, Jawa Tengah, pada Sabtu, 3 Oktober 2026. Namun, perjalanan yang digelar komunitas New Eyes Club Indonesia (NECI) 04 Semarang ini bukan sekadar touring otomotif.

Mengusung tema “Jalur Merah Putih 2026”, perjalanan tersebut membawa misi untuk merawat ingatan sejarah sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme di kalangan anggota komunitas.

Destinasi utama touring adalah kompleks Makam Astana Giribangun, Karanganyar, yang menjadi tempat peristirahatan terakhir Jenderal Besar Soeharto dan almarhumah Ibu Tien Soeharto.

Pembina NECI 04 Semarang, Holy Nurandika, mengatakan kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang bagi para anggota untuk kembali mengenang perjalanan sejarah bangsa.

“Melalui agenda Jalur Merah Putih 2026 ini, kami ingin menumbuhkan kembali semangat juang para pahlawan Indonesia dan memegang teguh prinsip Jasmerah (jangan sekali-kali meninggalkan sejarah),” ujar Holy Nurandika, Sabtu (26/9/2026).

Menurut dia, semangat nasionalisme tidak cukup hanya dipahami sebagai simbol, tetapi perlu terus dirawat dan diwariskan lintas generasi.

Baca Juga:  Ditetapkan UNESCO sebagai Warisan Budaya, Irwan Hidayat : Jamu Indonesia Siap Menjadi Bagian dari Gaya Hidup Sehat Global

“Harapan kami, rasa nasionalisme ini terus menyala di diri kita dan dapat diwariskan dengan kuat kepada generasi berikutnya agar tetap berjiwa Merah Putih,” katanya.

Libatkan Puluhan Mercedes-Benz Lintas Komunitas

Touring “Jalur Merah Putih 2026” dijadwalkan dimulai dari Balai Kota Semarang. Prosesi pelepasan dijadwalkan berlangsung pukul 08.00 WIB.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti dijadwalkan hadir dalam prosesi tersebut sekaligus memberikan sambutan dan melepas rombongan secara seremonial dengan menyematkan bendera Merah Putih di lengan para ketua klub mobil peserta.

Setelah dilepas, rombongan akan bergerak melalui rute Balai Kota, Pasar Bulu, Kalibanteng, kemudian memasuki ruas Jalan Tol Krapyak untuk melanjutkan perjalanan menuju Karanganyar.

Kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antarkomunitas Mercedes-Benz di Semarang.

Berdasarkan daftar line-up peserta, rombongan terbagi dalam empat kelompok. Kelompok A diisi New Eyes Club Indonesia (NECI) 04, sedangkan kelompok B terdiri atas MTC Semarang Chapter dan MB W203 Semarang Chapter.

Baca Juga:  Wali Kota Semarang Tinjau Lokasi Kebakaran di Sendangguwo dan Palebon

Sementara itu, kelompok C melibatkan MB W202 Semarang Chapter dan MBCS, sedangkan kelompok D diisi Mercedes-Benz Club W211 Semarang Chapter.

Line-up tersebut juga menunjukkan pembagian peran dalam perjalanan. Di jajaran NECI 04, misalnya, Holy tercatat sebagai Road Captain, sementara Indrajit dan Wawan bertugas sebagai Interceptor, serta Kepet/Nandir sebagai Sweeper.

Kehadiran sejumlah komunitas dengan berbagai varian Mercedes-Benz membuat perjalanan tersebut tidak hanya menjadi agenda internal NECI 04, tetapi juga menjadi momentum memperkuat persaudaraan sesama pencinta otomotif.

Ziarah di Astana Giribangun

Setelah menempuh perjalanan melalui jalur tol, rombongan dijadwalkan melewati sejumlah titik check point, di antaranya Rest Area KM 429 Ungaran dan kawasan Bejen, Karanganyar.

Rombongan diperkirakan tiba di kompleks Astana Giribangun sekitar pukul 11.30 WIB.

Di lokasi tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan agenda penghormatan dan ziarah. Peserta akan mengikuti pembacaan tahlil serta doa bersama yang dipimpin pemuka agama setempat.

Baca Juga:  Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Semarang Gelar Workshop Penulisan Ilmiah

Rangkaian kemudian dilanjutkan dengan prosesi tabur bunga di makam Jenderal Besar Soeharto dan almarhumah Ibu Tien Soeharto.

Bagi NECI 04 Semarang, perjalanan tersebut menjadi kesempatan untuk menggabungkan kecintaan terhadap otomotif dengan kepedulian terhadap sejarah bangsa.

Setelah seluruh rangkaian ziarah selesai, rombongan akan beristirahat sebelum kembali menuju Kota Semarang.

Menariknya, perjalanan belum langsung berakhir setelah rombongan tiba di Semarang. Para peserta akan menutup rangkaian “Jalur Merah Putih 2026” dengan kunjungan bersama ke GIIAS Semarang di Muladi Dome UNDIP.

Dengan demikian, touring ini menjadi perpaduan antara perjalanan komunitas, silaturahmi lintas klub, penghormatan terhadap sejarah, serta kecintaan terhadap dunia otomotif.

Di tengah derasnya perkembangan zaman, NECI 04 Semarang berharap semangat “Jalur Merah Putih” tidak berhenti di perjalanan sepanjang jalan, tetapi turut menjadi pengingat bahwa sejarah dan nasionalisme tetap memiliki tempat penting di tengah kehidupan generasi masa kini.***