Semarang Hadirkan Festival Sepanjang Oktober, UMKM hingga Pariwisata Berpeluang Tumbuh

InShot_20261011_222021434
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Kota Semarang menawarkan pengalaman yang lebih beragam sepanjang Oktober 2026. Tidak hanya menghadirkan hiburan, berbagai agenda dalam Semarang Great Event (SGE) 2026 juga membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk, menjangkau konsumen, dan memperluas jaringan bisnis.

Festival yang resmi dibuka di Mall 23 Semarang pada Minggu (4/10/2026) itu menjadi pengembangan dari Semarang Great Sale.

Kini, konsepnya diperluas dengan menggabungkan kegiatan ekonomi, pariwisata, budaya, olahraga, dan ekonomi kreatif dalam satu rangkaian acara.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti berharap festival tersebut dapat membuat masyarakat dan wisatawan menikmati berbagai sisi kehidupan Kota Semarang sekaligus ikut menggerakkan roda perekonomian.

“Semarang memiliki banyak wajah: budaya, kuliner, olahraga, kreativitas, komunitas, dan pariwisata. Kita tidak sekadar mengajak orang datang ke Semarang, kita mengajak mereka mengalami Semarang,” ujar Agustina.

Baca Juga:  Sambut Tahun Naga Kayu, Danamon Ajak Nasabah Manfaatkan Setiap Peluang

Dengan tema Celebrate the City, Empower the Economy, SGE 2026 berupaya menghadirkan hubungan yang lebih dekat antara pelaku usaha dan konsumen.

Ketika masyarakat mendatangi suatu acara, peluang belanja tidak hanya terbuka bagi peserta pameran, tetapi juga bagi usaha kuliner, hotel, transportasi, pusat perbelanjaan, hingga penjual oleh-oleh.

Bagi pelaku UMKM, momentum seperti ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk kepada calon pelanggan yang lebih luas.

Sementara bagi sektor pariwisata, beragam kegiatan dapat menjadi daya tarik tambahan bagi pengunjung yang ingin menikmati Semarang lebih lama.

Pemerintah Kota Semarang juga terus memperkuat dukungan terhadap usaha lokal melalui program Waras Ekonomi.

Hingga 27 September 2026, tercatat 1.004 akun UMKM telah terdaftar, dengan 555 akun terverifikasi. Fasilitasi 100 sertifikat halal dan 50 sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) turut diberikan untuk mendukung peningkatan daya saing produk lokal.

Baca Juga:  Libur Nataru, 1.5 Juta Wisman Kunjungi Jawa Tengah

“Semarang Great Event saya harapkan menjadi ruang bertemunya produk dengan pasar, pelaku usaha dengan konsumen, komunitas dengan ruang kreativitas, dan wisatawan dengan pengalaman baru,” kata Agustina.

Ketua KADIN Kota Semarang Arnaz Agung Andrarasmara melihat penyelenggaraan acara sebagai peluang untuk menghidupkan aktivitas usaha di berbagai bidang.

Menurutnya, manfaat sebuah kegiatan dapat dirasakan secara luas, tidak hanya oleh penyelenggara atau peserta yang terlibat langsung.

“Kalau event-nya jalan, hotel, restoran, toko oleh-oleh, transport, semua enggak ada yang sepi,” ujarnya.

Kolaborasi menjadi bagian penting dalam pelaksanaan SGE 2026. Pemerintah Kota Semarang dan KADIN Kota Semarang menggandeng dunia usaha, pelaku pariwisata, asosiasi, serta komunitas untuk menghadirkan puluhan agenda selama sebulan penuh.

Baca Juga:  BKBH FH USM dan Lapas Kelas IIB Batang Jalin Kerja Sama Pemberian Bantuan Hukum Warga Binaan Tak Mampu

Masyarakat dapat menemukan beragam kegiatan, mulai dari Semarang Cocoa Day, Central Java Health & Wellness Expo, Festival Dalang Anak dan Remaja, Semarang Hitz Market, hingga PHRI Vaganza.

Keberagaman agenda tersebut diharapkan memberi pilihan pengalaman bagi masyarakat sekaligus mendatangkan pengunjung dari luar daerah.

Bagi Semarang, semakin banyak kegiatan yang berlangsung berarti semakin terbuka pula kesempatan untuk memperkenalkan potensi kota kepada khalayak yang lebih luas.

Agustina berharap SGE 2026 dapat menjadi lebih dari sekadar kalender hiburan tahunan.

Festival ini diharapkan mampu mempertemukan kreativitas dengan peluang bisnis, memperluas pasar produk lokal, serta memperkuat Semarang sebagai destinasi kegiatan yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.***