Resmi Dibuka, GIIAS Semarang 2026 Hadirkan 19 Merek Kendaraan Global
SEMARANG, (Harianterkini.id) – Pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Semarang 2026 resmi dibuka di Muladi Dome Universitas Diponegoro (UNDIP), Semarang, Rabu (30/9/2026).
Menghadirkan 19 merek kendaraan global, pameran ini menjadi ajang bagi masyarakat untuk mengenal berbagai inovasi dan teknologi otomotif terbaru.
Pembukaan GIIAS Semarang 2026 diresmikan oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi yang diwakili Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Tengah, Muhamad Masrofi.
Sejumlah pejabat dan perwakilan industri otomotif turut hadir, di antaranya Ketua Harian sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi GAIKINDO Anton Kumonty, Ketua Pengembangan Pasar GAIKINDO Jongkie D. Sugiarto, Ketua Data dan Statistik GAIKINDO Rizwan Alamsjah, Rektor UNDIP Suharnomo, Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah Maesa Soegriwo, serta Kepala Kantor Wilayah Utama PT Jasa Raharja Jawa Tengah, Hendriawanto.
Dalam sambutan Gubernur Jawa Tengah yang dibacakan Muhamad Masrofi, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyampaikan apresiasi kepada Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) yang kembali menghadirkan pameran otomotif tersebut untuk kelima kalinya di Kota Semarang.
Menurutnya, penyelenggaraan GIIAS menjadi momentum untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat posisi Jawa Tengah dalam industri otomotif nasional.
Sebagai bentuk dukungan, Pemprov Jawa Tengah memberikan pengurangan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sebesar 10 persen bagi pembelian atau pemesanan kendaraan baru selama pameran berlangsung pada 30 September hingga 4 Oktober 2026.
“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada GAIKINDO atas komitmen dan konsistensinya kembali menghadirkan pameran otomotif kelas dunia di Jawa Tengah. Tahun ini adalah penyelenggaraan yang kelima kalinya di Kota Semarang,” ujar Masrofi membacakan sambutan Gubernur.
Ia mengajak masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melihat perkembangan teknologi otomotif sekaligus memperoleh manfaat dari pengurangan BBNKB yang diberikan pemerintah daerah.
Sementara itu, Anton Kumonty mengatakan, GIIAS Semarang 2026 hadir dengan peserta yang lebih beragam dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.
Pameran di Semarang menjadi kota keempat dalam rangkaian GIIAS The Series 2026 setelah Tangerang, Surabaya, dan Bandung.
Tahun ini, sebanyak 19 merek kendaraan berpartisipasi, terdiri atas 18 merek kendaraan penumpang dan satu merek sepeda motor.
Selain itu, terdapat 22 merek industri pendukung yang turut meramaikan pameran.
“Kehadiran ragam inovasi dan teknologi terbaru dari para peserta kami harapkan dapat memberikan pengalaman terbaik bagi masyarakat Jawa Tengah,” kata Anton.
Adapun 18 merek kendaraan penumpang yang berpartisipasi meliputi BAIC, BYD, Changan, Chery, Citroen, Daihatsu, GAC AION, Geely, Honda, Jetour, KIA, Leapmotor, Mazda, Omoda Jaecoo, Suzuki, Toyota, VinFast, dan Wuling. Sementara itu, kategori sepeda motor diwakili Polytron.
Tiket Mulai Rp15.000
GIIAS Semarang 2026 berlangsung selama lima hari, mulai 30 September hingga 4 Oktober 2026. Pengunjung dapat membeli tiket melalui aplikasi Auto360 dengan harga Rp15.000 untuk hari kerja (weekdays) dan Rp25.000 untuk akhir pekan (weekends).
Tiket juga tersedia langsung di lokasi pameran dengan harga Rp20.000 untuk hari kerja dan Rp30.000 untuk akhir pekan.
Penyelenggaraan tahun ini turut didukung sejumlah sponsor. Astra Credit Companies (ACC) dan Toyota Astra Finance (TAF) kembali hadir sebagai Platinum Financial Partner, sedangkan Kopi Kenangan menjadi salah satu sponsor lainnya.
GIIAS The Series Berlanjut ke Makassar dan Bali
Rangkaian GIIAS The Series 2026 dijadwalkan berlanjut ke Makassar pada 28 Oktober hingga 1 November 2026 di Summarecon Mutiara Makassar. Pameran tersebut menjadi penutup rangkaian GIIAS tahun ini.
GAIKINDO juga memperluas jangkauan pamerannya dengan menghadirkan GIIAS Bali pada 27–31 Januari 2027 di The Meru Sanur, Bali.
Kehadiran GIIAS Bali diharapkan dapat melengkapi rangkaian pameran otomotif tersebut sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap perkembangan industri dan teknologi kendaraan bermotor di Indonesia.***
