Panahan Semarang Tak Pulang dengan Tangan Kosong, Emas Putra dan Perunggu Putri Berhasil Diamankan

IMG-20261027-WA0084
Bagikan:

KENDAL (Harianterkini.id) – Tim panahan Kota Semarang kembali menunjukkan daya saingnya pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026.

Kali ini, atlet Divisi Nasional Putra dan Putri menyumbangkan medali melalui Kenzie Atifa Argani yang meraih emas pada babak kualifikasi Divisi Nasional Putra serta Nailah Sekar Rainaningsih yang merebut perunggu Divisi Nasional Putri.

Hasil tersebut menjadi catatan penting bagi kontingen panahan Kota Semarang, terlebih persaingan di nomor Divisi Nasional Putra berlangsung ketat hingga anak panah terakhir.

Sekretaris Umum Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kota Semarang, Mufid, mengungkapkan persaingan di nomor Divisi Nasional Putri sempat berlangsung ketat dengan Kota Surakarta.

Semarang bahkan sempat berada di posisi pertama sebelum akhirnya turun ke peringkat ketiga.

Baca Juga:  Jokowi : Progres Perbaikan Jalan di Rumbia Lampung Sudah 70 Persen

“ Sebenarnya di awal kita sudah di peringkat satu. Kemudian memang kita susul-susulan dengan Kota Surakarta. Namun, di sesi kedua stamina atlet kita sedikit menurun sehingga akhirnya mendapatkan peringkat tiga,” ujar Mufid, Senin (26/10).

Menurut dia, perolehan skor Kota Semarang sebenarnya sama dengan Surakarta. Namun, berdasarkan penilaian prestasi yang digunakan dalam pertandingan, Semarang kalah satu poin sehingga harus puas menempati posisi ketiga.

Hasil tersebut menjadi bahan evaluasi bagi tim, khususnya dalam menjaga stamina dan konsistensi performa atlet sepanjang pertandingan.

Berbeda dengan nomor putri, tim Divisi Nasional Putra berhasil mempertahankan keunggulan di tengah tekanan persaingan dari Kabupaten Klaten.

Baca Juga:  KemenPUPR Bangun Instalasi Pengolahan Air Limbah di IKN

Medali emas yang diraih Kenzie Atifa Argani pada babak kualifikasi menjadi modal penting bagi Semarang untuk menghadapi tahapan pertandingan berikutnya.

Mufid menjelaskan, persaingan di nomor putra berlangsung ketat hingga tembakan terakhir. Saat itu, nilai Kota Semarang dan Kabupaten Klaten masih berimbang sehingga setiap anak panah menjadi penentu hasil akhir.

“Alhamdulillah kita tetap bisa mempertahankan emas sampai anak panah terakhir yang menentukan,” katanya.

Ia menuturkan, pada tembakan penentuan, atlet Semarang mampu mencatatkan nilai 10, sedangkan lawannya memperoleh nilai 8.

Selisih dua poin tersebut memastikan keunggulan Kota Semarang dalam persaingan perebutan posisi teratas.

Keberhasilan tersebut juga menjadi upaya mempertahankan prestasi emas yang sebelumnya diraih pada Porprov 2023.

Baca Juga:  Semarang Terus Berkembang: Proyek Pembangunan Mal dan Pusat Perbelanjaan Melonjak

Meski demikian, Perpani Kota Semarang tidak ingin cepat berpuas diri. Hasil babak kualifikasi akan menjadi bahan evaluasi sekaligus bekal menghadapi babak eliminasi.

Mufid menyebut tim putra relatif berada dalam kondisi yang diharapkan. Sementara itu, nomor putri menjadi salah satu fokus pembenahan, terutama dalam menjaga stamina agar performa atlet tetap stabil hingga akhir pertandingan.

“Kita berharap seluruh nomor bisa mendapatkan medali emas,” ujarnya.

Dengan raihan emas dan perunggu tersebut, panahan Kota Semarang berupaya menjaga momentum positif sekaligus meningkatkan performa pada pertandingan selanjutnya.

Konsistensi, ketahanan fisik, dan ketenangan saat menghadapi tekanan akan menjadi faktor penting dalam perjuangan atlet Semarang untuk menambah pundi-pundi medali di Porprov Jateng 2026.***