Tim PkM USM Latih Kelompok Tani Ringinarum Kendal Terapkan Teknologi IoT untuk Pertanian Modern

InShot_20261104_085713574
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Universitas Semarang (USM) terus mendorong peningkatan kompetensi petani melalui pemanfaatan teknologi digital. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berupa pelatihan Internet of Things (IoT) bagi kelompok tani Desa Ringinarum, Kabupaten Kendal, pada 29 Oktober 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh tim PkM USM yang terdiri atas Puri Muliandhi, S.T., M.T. selaku ketua tim, dengan anggota Dr. Ari Endang Jayati, S.T., M.T. dan Taufiq Dwi Cahyono, S.T., M.T.

Baca Juga:  Pemerintah Kota Semarang Usulkan Raperda Penyelenggaraan Pendidikan

Pelatihan yang mengangkat pemanfaatan teknologi IoT untuk meningkatkan kompetensi pertanian modern tersebut diikuti perwakilan kelompok tani Desa Ringinarum. Kegiatan ini mendapat sambutan positif dan apresiasi dari ketua kelompok tani setempat.

Ketua tim PkM USM, Puri Muliandhi, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kompetensi petani dalam memahami serta memanfaatkan teknologi IoT untuk mendukung sektor pertanian modern.

Baca Juga:  Fisabilainy Ikza, Mahasiswa Akuntansi USM Raih Juara I Olimpiade Sains Bahasa Arab Nasional

Menurutnya, penguasaan teknologi digital menjadi salah satu hal penting bagi petani dalam menghadapi perkembangan pertanian yang semakin modern dan berbasis teknologi.

“Pada kegiatan ini, kami memberikan materi dan pelatihan mengenai teknologi Internet of Things untuk pertanian modern. Selain itu, kami juga menyampaikan materi tentang implementasi IoT dalam bidang pertanian,” ujarnya.

Puri berharap, melalui pelatihan tersebut, kelompok tani Desa Ringinarum memperoleh tambahan wawasan dan pemahaman mengenai pemanfaatan teknologi IoT.

Baca Juga:  Civitas Akademika FK Undip Bersatu Tolak Pemberhentian Dekan dari Praktik Klinis di RSUP Dr. Kariadi

Ke depan, teknologi tersebut diharapkan dapat membantu petani memantau kondisi lahan pertanian secara lebih efektif, menekan biaya produksi, serta meningkatkan produktivitas dan hasil pertanian.

Melalui kegiatan PkM ini, USM berharap pemanfaatan teknologi digital semakin dikenal dan dapat diterapkan oleh masyarakat, khususnya kelompok tani, guna mendukung pengembangan pertanian modern yang lebih efektif dan efisien.***(bgy)