Wali Kota Semarang Ajak Orang Tua Lengkapi Imunisasi Polio Anak

InShot_20261106_013141031
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti mengajak para orang tua untuk tidak menunda pemberian imunisasi polio kepada anak. Orang tua yang anaknya belum mendapatkan vaksinasi diimbau segera mendatangi fasilitas kesehatan agar terlindungi dari ancaman penyakit polio.

Ajakan tersebut disampaikan Agustina saat menghadiri kegiatan Rotary Fun Walk & Run #2 dalam rangka memperingati Hari Polio Sedunia di kawasan Awann Costa POJ Semarang, Minggu (25/10).

Dalam kesempatan itu, Agustina juga turut melakukan penetesan vaksin polio kepada anak.

Mengusung tema “Aksi Nyata Anda untuk Masa Depan Bebas Polio”, kegiatan yang diselenggarakan Rotary Area Semarang tersebut diisi dengan jalan santai serta lomba lari kategori 3K, 5K, dan 10K.

Baca Juga:  Tim PkM USM Dampingi Warga Pedurungan Lor Semarang Bangun Drainase, Atasi Genangan Air

Selain mengampanyekan pola hidup sehat dan aktif, kegiatan ini juga menjadi sarana penggalangan dana untuk mendukung program vaksinasi global dan pemantauan polio melalui PolioPlus yang dijalankan Rotary.

“Para orang tua yang anaknya belum vaksin polio harus segera membawa anaknya, karena vaksin tersedia di banyak tempat,” ujar Agustina.

Ia menegaskan, polio merupakan penyakit berbahaya yang dapat dicegah melalui imunisasi. Karena itu, perlindungan terhadap anak dari ancaman polio membutuhkan kesadaran dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Baca Juga:  Sambut Ramadan 2026, Novotel dan ibis budget Semarang Tendean Hadirkan “Nguber Iftar Vol. 2.0”

Menurutnya, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menyukseskan program imunisasi. Peran aktif orang tua dan dukungan berbagai organisasi sangat dibutuhkan agar cakupan vaksinasi semakin luas.

“Pemerintah Kota kalau sendirian tidak bisa,” katanya.

Agustina juga menyampaikan apresiasi kepada Rotary yang telah berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Semarang dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya imunisasi polio.

Ia berharap kerja sama tersebut dapat terus diperkuat sehingga semakin banyak anak memperoleh perlindungan melalui vaksinasi.

Dalam kesempatan itu, Agustina turut menjelaskan komitmen Pemerintah Kota Semarang dalam memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Salah satunya melalui pembiayaan iuran jaminan kesehatan bagi sekitar 180.000 warga.

Baca Juga:  Pemkot Semarang Luncurkan Program “Tukar Botol Dapat Lumpia”, Targetkan Rekor MURI

“Kalau periksa sakit dan lain sebagainya, yang penting KTP-nya Semarang,” ujarnya.

Selain itu, Kota Semarang berhasil meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) kategori madya pada 2026.

Agustina menyebut penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh tenaga kesehatan, mulai dari perawat, bidan hingga dokter, untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ia berharap dukungan pemerintah, tenaga kesehatan, organisasi sosial, dan partisipasi masyarakat dapat berjalan beriringan dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang semakin merata sekaligus melindungi generasi muda dari penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi.***