Komitmen Pupuk Indonesia Niaga Menyalurkan Pupuk Bagi Petani

WhatsApp Image 2024-11-15 at 17.11.11 (1)
Bagikan:

JAKARTA (Harianterkini.id) – PT Pupuk Indonesia Niaga (PI Niaga), sebagai Anggota Pupuk Indonesia Group memastikan ketersediaan pupuk subsidi bagi para petani dengan mencatat keberhasilan dalam mendistribusikan puluhan ribu ton pupuk subsidi kepada petani di seluruh Indonesia.

Pencapaian ini merupakan bentuk komitmen PI Niaga dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Trudo HD, Plt. Direktur Utama PI Niaga, menyampaikan, penyaluran pupuk subsidi ini merupakan langkah nyata kami dalam mendukung program pemerintah dan
PT Pupuk Indonesia (Persero) selaku Induk, untuk meningkatkan produktivitas pertanian.

Baca Juga:  PLN Jalin Kesepakatan dengan Kementerian ATR/BPN untuk Amankan Aset Tanah di Jawa Madura Bali

“Dengan ketersediaan pupuk yang cukup dan tepat waktu, diharapkan dapat meningkatkan hasil panen petani dan pada akhirnya berkontribusi pada ketahanan pangan nasional,” ujar Trudo.

Sampai dengan September 2024, 92 ribu ton pupuk subsidi jenis Urea dan NPK lebih telah disalurkan oleh PI Niaga ke tangan petani dengan sistem e-RDKK dan e-Alokasi melalui sembilan cabang yang dimilikinya dan tersebar di seluruh Indonesia yaitu Medan, Pekanbaru, Jambi, Palembang, Lampung, BJB (Bandung, Jakarta, Banten), Semarang, Surabaya, dan Makassar.

Baca Juga:  Hormati Pejuang Kemerdekaan, Tokoh Samin Surosentiko Jadi Nama RSUD Randublatung

“Sampai bulan September kemarin PI Niaga sudah menyalurkan pupuk subsidi sesuai dengan target”, ujar Trudo.

PT Pupuk Indonesia Niaga (PIN) terus berinovasi dalam penyaluran pupuk subsidi dengan menerapkan sistem digital.

Selain menggunakan aplikasi I-Pubers, PI Niaga juga menggunakan aplikasi Rekan Distributor yang dapat meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam proses penyaluran pupuk, sehingga pupuk dapat tepat sasaran dan tepat waktu.

Baca Juga:  Pimpin Delegasi Indonesia di COP29, Hashim Djojohadikusumo Pikat Pendanaan Hijau EUR 1,2 Miliar untuk Sektor Kelistrikan

Lebih lanjut Trudo menjelaskan, dengan sistem yang digunakan, kami dapat memantau secara real-time ketersediaan stok pupuk, melakukan verifikasi data, dan melacak distribusi pupuk hingga ke tingkat petani.

” Hal ini sangat penting untuk mencegah penyimpangan dan memastikan pupuk subsidi benar-benar tersalurkan dan dimanfaatkan oleh petani yang berhak,” tandasnya.