Kembangkan AI Kesehatan, RSI Sultan Agung MoU dengan Maihub

WhatsApp Image 2025-02-15 at 11.09.10
Bagikan:

SEMARANG (Harianterkini.id) – Dunia bisnis dan teknologi Indonesia kembali mencatat sejarah baru dengan terjalinnya kerja sama strategis antara Maihub, perusahaan kecerdasan buatan (AI) terkemuka asal Korea Selatan, dan Rumah Sakit Islam (RSI) Sultan Agung Semarang.

Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) ini juga melibatkan Indonesia-Korea Business Initiative (IKOBIN), bertujuan memperkuat hubungan bilateral di sektor teknologi dan kesehatan.

MoU tersebut ditandatangani dalam sebuah upacara resmi yang berlangsung di Jakarta pada Jumat (14/2).

Baca Juga:  Ferry Wawan Cahyono Ucapkan Selamat HUT Bhayangkara ke-79, Polri Untuk Masyarakat Sebagai Pengayom dan Pelayan Masyarakat

Acara ini dihadiri oleh Direktur Utama RSI Sultan Agung Semarang, dr. Agus Ujianto, MSi Med, SpB, Chairman IKOBIN, Dr. Parlindungan Purba, SH, MH, serta CEO Maihub, Hyuck Yang.

Menurut dr. Agus Ujianto, kerja sama ini menjadi langkah awal dalam pengembangan solusi AI yang inovatif di bidang kesehatan, terutama untuk meningkatkan kualitas layanan medis di Indonesia.

Baca Juga:  Perluas Cakrawala Budaya, FISIP UNDIP Dorong Mahasiswa Pahami Kritik Film di Kancah Dunia

“Dalam kemitraan ini, Maihub akan menghadirkan teknologi berbasis AI guna meningkatkan efisiensi layanan kesehatan serta memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pasien melalui sistem yang lebih canggih,” ujarnya.

Lebih dari sekadar kolaborasi teknologi, kemitraan ini juga membuka peluang bagi penelitian bersama serta pelatihan sumber daya manusia dalam penerapan AI di industri kesehatan.

IKOBIN berperan sebagai penghubung strategis, membantu memperkuat sinergi antara perusahaan-perusahaan Korea Selatan dan Indonesia di berbagai sektor, termasuk kesehatan, teknologi, dan infrastruktur.

Baca Juga:  Rayakan 29 Tahun Hotel Ciputra Semarang dengan Fun Walk Meriah di Simpang Lima!

Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi model bagi sektor-sektor lainnya dalam menjalin kemitraan internasional berbasis teknologi.

Dengan penandatanganan MoU ini, pemanfaatan kecerdasan buatan di sektor kesehatan Indonesia memasuki era baru, sekaligus membuka peluang besar bagi lebih banyak kerja sama lintas negara di masa depan.