Kepemimpinan Baru Forum MWA PTNBH Siap Dorong Transformasi Perguruan Tinggi Negeri

IMG-20250510-WA0007
Bagikan:

SEMARANG (Harianterkini.id) – Forum Majelis Wali Amanat (MWA) Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH) memasuki babak baru. Dalam rangka Silaturahmi dan Rapat Kerja Forum MWA PTNBH yang digelar di Hotel Tentrem Semarang, Prof. Mohamad Nasir, Ketua MWA Universitas Diponegoro, didaulat sebagai Ketua Forum PTNBH periode 2025–2026.

Forum ini memainkan peran penting dalam menjembatani komunikasi dan kolaborasi antar PTNBH di seluruh Indonesia.

Baca Juga:  Jaksa Prestasi Dr. Sugeng Riyanta Resmi Jabat Wakajati Jateng, Ini Profilnya

Dengan kehadiran 24 anggota dari berbagai perguruan tinggi negeri, kepemimpinan baru diharapkan mampu memperkuat strategi pemanfaatan aset serta mengakselerasi inovasi kampus.

“Masing-masing PTNBH punya kekuatan dan aset besar, namun belum dimaksimalkan. Di sinilah peran forum menjadi krusial,” ungkap Prof. Nasir, Jumat (9/5).

Menariknya, struktur kepemimpinan kali ini juga menyertakan Komjen Pol (Purn) Drs Nanan Sukarna, Ketua MWA Universitas Pendidikan Indonesia, sebagai Wakil Ketua Forum.

Baca Juga:  Indonesia Police Watch Meminta Kapolri Sungguh-Sungguh untuk Menangani Kasus Dugaan Adanya Mafia Kepailitan

Ia menjadi representasi pertama dari kampus berbasis pendidikan dalam jajaran pengurus forum.

“Selama ini belum ada yang mewakili universitas pendidikan secara khusus. Kami ingin keberagaman latar belakang perguruan tinggi bisa mewarnai arah forum ke depan,” jelas Prof. Nasir.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Forum sebelumnya, Prof. Mohammad Nuh, menyampaikan laporan pertanggungjawaban kinerja periode 2024–2025 yang disetujui secara aklamasi.

Baca Juga:  Genjot Utilisasi Gas Bumi Jateng, PGN Salurkan 8 BBTUD ke Produsen Kaca di KIT Batang

Prof. Nasir pun menyatakan komitmennya melanjutkan program-program strategis yang telah berjalan, sembari mendorong inovasi kampus agar tidak hanya berhenti di laboratorium.

“Kita ingin inovasi kampus dikembangkan menjadi industri nyata. Inilah saatnya kampus punya peran konkret dalam pembangunan,” tegasnya.