Pelajar dan Mahasiswa di Semarang Senang Bisa Ringankan Beban Orang Tua Lewat Kebijakan Kartu BRT Gratis Agustina-Iswar

InShot_20250514_220252806
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Annisa, salah seorang mahasiswa Universitas Semarang (USM) merasa senang dengan kebijakan Pemerintah Kota Semarang yang mengeluarkan kartu layanan BRT gratis bagi pelajar dan mahasiswa.

“Terima kasih Ibu Wali Kota Semarang berkat kartu layanan gratis pelajar dan mahasiswa ini dapat membantu pelajar dan mahasiswa di Kota Semarang,” kata Annisa.

Apresiasi juga diungkapkan oleh Zevanya dan Nadia, siswa SMK Texmaco Semarang.

“Tahu program ini dari instagram (@transsemarang). Membantu banget buat pelajar se-Kota Semarang pulang perginya bisa naik BRT gratis,” ungkap Zevanya.

“Dapat meringankan beban orang tua juga. Daftarnya mudah sekali. Kita cukup masuk ke website-nya kemudian mengirimkan (mengisi) data diri/identitas kita,” imbuhnya.

Seperti diketahui program BRT Trans Semarang gratis bagi pelajar dan mahasiswa ber-KTP Kota Semarang menjadi salah satu program unggulan dalam 100 hari kerja prioritas Agustin-Iswar.

Baca Juga:  Bus Listrik Trans Semarang Mulai Uji Coba dan Melayani Rute Terminal Mangkang - Simpang Lima

Sejak diluncurkan pada tanggal 2 Mei 2025 lalu, sebanyak 4.382 orang siswa dan mahasiswa ber-KTP Kota Semarang telah mendaftar program Kartu Berlangganan Gratis Trans Semarang (E-Card).

“Dari 4.382 registrasi, 1675 telah terverifikasi, 522 ditolak dan 2.185 sisanya masih dalam proses verifikasi. Kita bersyukur dalam kurun waktu 2 minggu sejak diluncurkan antusiasme masyarakat sangat tinggi,” ucap Wali Kota Semarang, Dr. Agustina Wilujeng Pramestuti, S.S., M.M., Rabu, 14 Mei 2025.

Diperkirakan ada sekitar 343.000 pelajar dan mahasiswa di Kota Semarang yang dapat memanfaatkan program ini.

Pada tahap awal implementasi, Trans Semarang baru mencetak 10.000 kartu langganan, dengan rincian 7.000 untuk pelajar dan 3.000 untuk mahasiswa.

Baca Juga:  Tim PkM Universitas Semarang Beri Edukasi Digital ke Pelaku UMKM Srikandi Cipta Bahari

“Terima kasih kepada anak-anakku para siswa dan mahasiswa yang berpartisipasi dalam program ini. Mohon maaf ada beberapa kendala teknis tapi sudah kami perbaiki,” ungkap Wali Kota Semarang yang sering disapa Agustina itu.

Sementara itu, Kepala BLU UPTD Trans Semarang, Haris Setyo Yunanto membeberkan kendala yang ditemui saat registrasi layanan ini antara lain saat proses verifikasi yang diterima pendaftar.

Nomor Whatsapp yang digunakan BRT sempat mengalami trouble. Hal ini disebabkan traffic chat yang masuk sangat besar sehingga nomor untuk verifikasi dianggap spam.

Kendala lainnya yaitu laporan dari pengguna jasa E-Card gratis pelajar dan mahasiswa ketika ditap di mesin e-mobile muncul tulisan kartu kadaluarsa.

Masalah tersebut disebabkan pendaftar salah isi data “Tanggal Masa Aktif” yang diisikan “Tanggal Pendaftaran”.

Baca Juga:  Sebagai Upaya Peningkatan Kapasitas dan Mendorong Pengembangan UMKM, PNM Gelar Pelatihan Leadership dan Komunikasi

“Saat ini untuk gangguan spam telah berhasil diatasi dan nomor layanan Whatsapp sudah kembali pulih untuk melakukan verifikasi,” kata Haris.

“Pendaftar bisa melihat Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ) di website Trans Semarang. Discroll agak bawah ada itu. Sedangkan untuk kartu yang gagal tap karena kadaluarsa solusinya melakukan registrasi ulang,” lanjutnya.

Pembuatan kartu gratis ini tidak ada batasan waktu, untuk mahasiswa dan pelajar di Kota Semarang yang bepergian menggunakan Trans Semarang bisa mendapatkan kartu secara gratis melalui website:

https://transsemarang.semarangkota.go.id/ kemudian pilih menu E-Card, maka secara otomatis pendaftar akan masuk ke menu pendaftaran https://portal.brtsemarang.com/ecard/registration dan bisa melakukan registrasi.

Pastikan calon pengguna mengisi semua pilihan dan mengisi lokasi pengambilan kartu.***