Rektor USM Terima Penghargaan Sebagai Tokoh Berprestasi Indonesia Tahun 2025

InShot_20250807_092216442
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Rektor Universitas Semarang (USM) Dr. Supari, S.T., M.T. menerima penghargaan Anugerah Pariwisata Award Top Service ke-13 sebagai Tokoh Berprestasi Indonesia Tahun 2025, yang berlangsung di Hotel Front One HK Resort Hall Sari Pertojo, Jl. Kesambi No. 7 Semarang, baru-baru ini.

Acara yang digelar oleh Lemppar (Lembaga Masyarakat Peduli Pariwisata dan Prestasi Bangsa) itu menjadi bentuk apresiasi terhadap kontribusi luar biasa kepada tokoh yang dinilai mampu memberikan inspirasi, manfaat nyata, dan dukungan signifikan terhadap kemajuan masyarakat dan pembangunan.

Baca Juga:  Hijaukan Hutan di Proyek PLTA Upper Cisokan, PLN Tanam Pohon bersama Perhutani dan Masyarakat

“Kami semua di USM terus berkarya dan mendapatkan energi. Ternyata ini diapresiasi dan hasilnya ada di masyarakat. Yang utama adalah USM ingin memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Supari.

“Ujung dari semua yang kita lakukan adalah bagaimana bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, memberdayakan masyarakat. Sehingga itu nampak, dan penghargaannya untuk pimpinan universitas, maknanya disitu. Jadi, saya hanya dilewati saja sebagai simbol kontribusi USM untuk kemajuan bangsa,” imbuhnya.

Baca Juga:  Pasca Pemungutan Suara, Pj Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana Ungkap Suasana Jateng Kondusif

Tak sendiri, sebanyak 12 tokoh publik dan 5 lembaga juga menerima penghargaan dalam ajang yang sama.

Sementara itu, Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif, Tanti Apriyani berharap, para penerima penghargaan dapat terus memberikan inspirasi dan meningkatkan pembangunan daerah.

Baca Juga:  Pengukuhan Reksa Praja Indonesia Kabupaten Kebumen, Ferry Wawan Cahyono : Pentingnya Dinamika Organisasi dalam Mencapai Visi Misi Pembangunan

”Sekiranya, penghargaan ini akan memberikan kualitas dan kapasitas serta pelayanan dari Pariwisata yang ada di Jawa Tengah,” ujar Tanti.

“Sehingga nanti kita harapannya mampu meningkatkan kunjungan wisata dan dampak terakhirnya adalah pergerakan ekonomi masyarakat di Jawa Tengah, akan semakin meningkat setelah pasca pandemi yang kita lewati di dua sampai tiga tahun yang lalu,” lanjutnya.***(bgy)