Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Dua Orang Nelayan yang Tenggelam di Perairan Banyutowo Pati

InShot_20260123_001409164
Bagikan:

PATI, (Harianterkini.id) – Basarnas melalui Unit Siaga SAR Rembang bersama tim SAR gabungan tengah melakukan pencarian terhadap dua orang nelayan yang dilaporkan tenggelam akibat perahu terbalik, di Perairan Banyutowo, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati.

Kejadian tersebut dilaporkan terjadi pada Rabu, 21 Januari 2026, sekitar pukul 14.30 WIB. Berdasarkan informasi yang diterima dari Bapak Ali, kedua korban diketahui berangkat melaut sejak pukul 09.00 WIB untuk mencari ikan di perairan Banyutowo sekitar ± 3 mil ke arah timur.

Baca Juga:  Lapas Perempuan Kelas IIA Semarang Berikan Remisi Hari Raya Natal 2024 Kepada 25 Orang Warga Binaan

Namun saat berada di lokasi, perahu yang digunakan korban diduga terkena gelombang tinggi hingga menyebabkan perahu terbalik dan kedua nelayan dinyatakan hilang.

“Kami baru menerima laporan pada Kamis pagi ini dan langsung mengerahkan satu tim dari Unit Siaga SAR Rembang untuk melakukan operasi pencarian di lokasi kejadian dengan menggunakan peralatan SAR air lengkap,” ujar Kepala Basarnas Semarang, Budiono.

Baca Juga:  Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi USM Gelar Kampanye "Speak Your Future, Kuliah Asyik Penuh Prestasi" di CFD Simpang Lima

Setelah menerima laporan tim Unit Siaga SAR Rembang, kemudian tim langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 08.35 WIB.

Setibanya di lokasi, tim SAR gabungan langsung melakukan koordinasi dengan unsur terkait serta warga sekitar sebelum melaksanakan pencarian di perairan Banyutowo.

Baca Juga:  Sekretaris Daerah Kota Semarang Handi Priyanto Pastikan Sekolah Rakyat Siap Sambut 270 Siswa Baru

“Hingga laporan ini disampaikan, pencarian terhadap kedua korban masih terus dilakukan dengan kondisi cuaca berawan dan gelombang laut yang menjadi salah satu tantangan dalam operasi SAR,” jelasnya.

“Tim SAR gabungan terus berupaya semaksimal mungkin dalam melakukan pencarian dengan tetap mengedepankan faktor keselamatan seluruh personel yang terlibat di lapangan,” tutupnya***

Sumber : Humas Basarnas Semarang