MinyaKita Langka, Wali Kota Bandung: Menjelang Hari Besar Keagamaan

1676287910-senin3
Bagikan:

BANDUNG (Harianterkini.id) – Kelangkaan minyak goreng kemasan bermerk MinyaKita dipasaran diperkirakan karena suplai berkurang, sedangkan permintaan semakin tinggi. Bahkan momentum dalam menjelang hari besar keagamaan. Hal tersebut dikemukakan Wali kota Bandung, Yana Mulyana (13/2).

“Sekarang meningkat karena menjelang hari besar keagamaan, kita harap coba cek dengan dinas juga satgas pangan,” kata wali kota Bandung.

Baca Juga:  Roca Restaurant Artotel Yogyakarta Sajikan Promo All You Can Eat yang Menggiurkan!

Yana menyebutkan untuk memenuhi kebutuhan minyak goreng ini, pihaknya meminta pemerintah pusat bisa membantu daerah untuk melaksanakan operasi pasar.

“Pemerintah pusat mudah-mudahan bisa membantu untuk melakukan operasi pasar,” ucapnya.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan menegaskan, pembelian minyak goreng rakyat atau MinyaKita tidak perlu menggunakan kartu tanda penduduk (KTP).

Baca Juga:  Meriahkan Bulan Ramadan dengan Buffet Istimewa di Padma Hotel Semarang

Penjualan MinyaKita hanya dapat dilakukan di pasar tradisional. Ini merupakan upaya untuk mencegah kelangkaan minyak goreng yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu.

Kementerian Perdagangan (Kemendag) baru saja mengeluarkan kebijakan baru tentang pembelian MinyaKita. Berdasarkan Surat Edaran No 3 Tahun 2023 tentang Penjualan Minyak Goreng Rakyat, pembelian MinyaKita hanya diperbolehkan 10 kilogram per orang dan per hari.

Baca Juga:  Mahasiswa Unnes dan Trunojoyo Madura Jelajahi Lapas Perempuan Semarang