Dosen FE USM Jadi Asesor Eksternal Ujian Kompetensi Keahlian di SMK Palebon Semarang

InShot_20260311_234253590
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Semarang (USM) turut berkontribusi dalam pelaksanaan Ujian Kompetensi Keahlian (UKK) Tahun Ajaran 2025–2026 di SMK Palebon Semarang dengan berperan sebagai asesor eksternal.

Dua dosen yang terlibat dalam kegiatan tersebut yakni Kepala Laboratorium Manajemen Fakultas Ekonomi USM Dr. Andhy Tri Adriyanto, S.E., M.M. serta Kepala Laboratorium Akuntansi Windasari Rachmawati, S.E., M.M.

Kehadiran tim asesor dari USM disambut langsung oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMK Palebon Semarang, MK. Catur Rini, S.Pd.

Baca Juga:  Serahkan Bansos ke Korban Bencana, Bupati Kabupaten Semarang Minta Warga Waspada terhadap Potensi Bencana Alam

Catur Rini mengapresiasi dukungan Fakultas Ekonomi USM yang telah berpartisipasi sebagai asesor eksternal dalam kegiatan UKK tersebut. Menurutnya, keterlibatan perguruan tinggi menjadi bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan vokasi.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Fakultas Ekonomi Universitas Semarang yang telah berpartisipasi sebagai asesor eksternal. Ini merupakan bentuk kerja sama antara perguruan tinggi dan sekolah menengah kejuruan dalam meningkatkan kualitas kompetensi lulusan,” ujarnya.

Ia berharap kolaborasi antara SMK dan perguruan tinggi dapat terus berlanjut sehingga mampu memberikan manfaat bagi pengembangan pendidikan vokasi.

Baca Juga:  Pemerintah Kota Semarang Perkuat Kerja Sama Dengan Kota Nanjing di Bidang Pendidikan dan Kesehatan

“Kami berharap melalui kegiatan ini tercipta sinergi yang kuat antara pendidikan menengah dan perguruan tinggi dalam mencetak lulusan yang kompeten, profesional, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja,” tambahnya.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa Ujian Kompetensi Keahlian (UKK) merupakan tahap evaluasi akhir bagi siswa SMK untuk mengukur kemampuan dan keterampilan sesuai dengan bidang keahlian yang telah dipelajari selama masa pendidikan.

Kehadiran asesor eksternal dari perguruan tinggi diharapkan mampu memastikan proses penilaian berjalan secara objektif, profesional, serta sesuai dengan standar kompetensi yang berlaku.

Baca Juga:  Hotel Ciputra Semarang Sukses Gelar “Cerita Rasa by Chef Theo”

Sementara itu, Dr. Andhy Tri Adriyanto menilai keterlibatan perguruan tinggi dalam kegiatan UKK merupakan bentuk kontribusi nyata akademisi dalam mendukung penguatan pendidikan vokasi.

Menurutnya, sinergi antara SMK dan perguruan tinggi sangat penting untuk memastikan lulusan memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

“Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan praktis yang telah mereka pelajari selama di bangku sekolah,” ungkapnya.***(bgy)