Pemerintah Kota Semarang Dirikan Posko Kemanusiaan Lebaran 2026, Layani Pemudik dengan Fasilitas Gratis

InShot_20260318_232008315
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Pemerintah Kota Semarang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mendirikan Posko Kemanusiaan Lebaran 2026 untuk memberikan pelayanan dan bantuan bagi para pemudik yang melintas di wilayah Kota Semarang. Posko tersebut mulai beroperasi pada 13 hingga 20 Maret 2026.

Kepala BPBD Kota Semarang, Endro P. Martantono, mengatakan bahwa terdapat dua titik posko utama yang disiapkan untuk melayani pemudik, khususnya yang menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat.

“Jadi ada dua titik posko. Yang pertama berada di halaman Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah di Jalan Setiabudi, tepatnya di seberang Batalyon Arhanud Banteng Raiders,” kata Endro.

“Berdasarkan pengalaman tahun lalu, banyak pemudik roda dua yang singgah di lokasi tersebut karena mereka tidak menggunakan jalur tol,” imbuhnya.

Baca Juga:  Kiai Shodiq Malu Dengan Fatwa MUI Yang Tidak Adil Dan Bisa Memecah Belah Umat

Menurutnya, lokasi tersebut kerap menjadi tempat singgah para pemudik yang datang dari wilayah barat Indonesia seperti Jabodetabek, Lampung, hingga Sumatera Selatan, yang melanjutkan perjalanan menuju berbagai daerah di Jawa Tengah.

“Mereka yang menuju Solo, Yogyakarta, Magelang, Wonogiri hingga Sragen biasanya melintas dan beristirahat di titik tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, posko ke dua berada di Kantor BPBD Kota Semarang di Jalan Brigjen Sudiarto, kawasan Terminal Penggaron, yang juga menjadi jalur strategis perlintasan pemudik.

“Posko ke dua ada di kantor BPBD Kota Semarang di Jalan Brigjen Sudiarto, kawasan Terminal Penggaron. Jadi ada dua posko utama yang kami siapkan untuk membantu para pemudik,” katanya.

Baca Juga:  Delegasi Universitas Semarang Kunjungi BioTec+ KU Leuven Belgia

Endro menuturkan, keberadaan Posko Kemanusiaan Lebaran ini diharapkan dapat membantu kelancaran arus mudik sekaligus memberikan pelayanan bagi pemudik yang membutuhkan tempat istirahat maupun bantuan darurat selama perjalanan.

“Harapan kami posko ini bisa membantu memperlancar arus mudik, khususnya bagi pemudik yang menggunakan kendaraan bermotor. Semua pelayanan yang kami sediakan bersifat gratis,” ujarnya.

Berbagai fasilitas disiapkan di posko tersebut, antara lain layanan pengecekan kendaraan gratis, mekanik darurat, hingga bantuan penanganan kendaraan mogok bagi pemudik yang mengalami kendala di perjalanan.

“Ada layanan bengkel cek kendaraan gratis. Bahkan jika ada kendaraan mogok, kami juga siap membantu penanganannya seperti yang sudah kami lakukan pada tahun-tahun sebelumnya,” tambahnya.

Baca Juga:  Tim SAR Gabungan Temukan Korban Hanyut di Sungai Banjir Kanal Barat Semarang Pagi Ini

Selain itu, BPBD juga menyediakan fasilitas tempat istirahat bagi pemudik dengan kapasitas hingga 10 tempat tidur, layanan makan dan minum gratis untuk sahur maupun berbuka puasa, dapur umum, layanan kesehatan, serta akses Wi-Fi gratis.

Menurut Endro, keberadaan posko ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Semarang dalam menghadirkan mudik Lebaran yang aman, nyaman, dan humanis bagi masyarakat yang melintas di Kota Semarang.

“Ini menunjukkan bahwa Kota Semarang selalu siap menyambut dan melayani para pemudik yang melintas. Kami ingin mewujudkan mudik Lebaran 2026 yang aman, nyaman, dan penuh kepedulian,” pungkasnya.***