Universitas Semarang Raih Akreditasi Unggul, Momentum Halalbihalal Perkuat Komitmen Akademik dan Kebersamaan

InShot_20260402_002610639
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Universitas Semarang (USM) terus menegaskan posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terkemuka di Jawa Tengah setelah berhasil meraih akreditasi unggul.

Capaian ini dinilai sebagai hasil kolaborasi panjang antara yayasan, pimpinan kampus, serta seluruh civitas akademika.

Hal tersebut disampaikan Ketua Pengurus Yayasan Alumni Undip, Kesi Widjajanti, dalam acara Halalbihalal Keluarga Besar USM yang digelar di Auditorium Ir Widjatmoko, Semarang, pada Selasa, 31 Maret 2026.

Menurutnya, keberhasilan USM meraih akreditasi unggul tidak terlepas dari arahan dan dukungan berbagai pihak, termasuk para pembina yayasan dan tokoh-tokoh akademik dari lingkungan Universitas Diponegoro.

“Pencapaian ini merupakan hasil sinergi yang kuat, mulai dari pembina yayasan hingga seluruh elemen kampus yang terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan,” ujarnya.

Baca Juga:  Jajaran Pemerintah Kota Semarang Berhasil Bersihkan Sampah di TPS Muktiharjo Kidul Berkat Kerja Gotong Royong

Acara halalbihalal tersebut dihadiri ratusan peserta yang terdiri dari dosen, tenaga kependidikan, dan karyawan.

Turut hadir sejumlah pimpinan, di antaranya Ketua Pembina Yayasan Alumni Undip Sudharto P. Hadi, Rektor USM Supari, serta jajaran wakil rektor dan dekan di lingkungan kampus.

Apresiasi untuk Pendiri dan Civitas Akademika

Dalam kesempatan itu, Prof. Kesi menyampaikan apresiasi kepada para pendiri USM serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam perjalanan panjang institusi tersebut.

Ia menekankan bahwa capaian akreditasi unggul di tengah persaingan pendidikan tinggi saat ini merupakan tantangan besar yang berhasil dilalui berkat kerja kolektif.

“Kami berterima kasih kepada para pendiri, pimpinan terdahulu, serta seluruh civitas akademika yang telah memberikan kontribusi nyata,” katanya.

Baca Juga:  Pemprov Jateng Ajak Warga Tanam Pohon Sekitar Pantai Jawa Untuk Cegah Abrasi

Senada dengan itu, Rektor USM Supari menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut.

Ia menilai keberhasilan ini menjadi bukti kuatnya dukungan dari berbagai elemen, termasuk alumni dan mahasiswa.

“Capaian ini tidak mungkin diraih tanpa peran seluruh pihak, mulai dari pendiri, dosen, karyawan, hingga mahasiswa. Ini adalah hasil kerja bersama,” ungkapnya.

Pesan Keberagamaan: Kembali ke Nilai Intrinsik

Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan halalbihalal juga diisi tausiyah oleh Muhammad Budi Harjono.

Dalam ceramahnya, ia menyoroti pentingnya membangun pola keberagamaan yang bersifat intrinsik.

Menurutnya, pola keberagamaan tidak cukup hanya berhenti pada simbol dan ritual semata, tetapi harus tercermin dalam sikap sosial yang inklusif dan penuh empati.

Baca Juga:  Indonesia Police Watch Kritik Kejaksaan Agung Terkait Dugaan Penetapan Tersangka Direktur JakTV

“Keberagamaan tidak boleh hanya simbolik. Yang utama adalah bagaimana nilai-nilai tersebut tercermin dalam kehidupan sosial yang harmonis dan terbuka,” tuturnya.

Ia juga menegaskan bahwa momentum halalbihalal seharusnya dimaknai sebagai upaya kembali pada fitrah, memperbaiki hubungan antar sesama, serta memperkuat nilai spiritual.

Perkuat Komitmen ke Depan

Melalui momentum ini, USM diharapkan mampu terus menjaga kualitas akademik sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di lingkungan kampus.

Akreditasi unggul yang diraih menjadi pijakan penting untuk menghadapi tantangan pendidikan tinggi ke depan.

Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, USM optimistis dapat terus berkembang sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkontribusi luas bagi masyarakat.***(bgy)