Dirlantas Polda Jateng Dukung Kontes Batu Nusantara dan Pirus di Semarang

InShot_20260420_001108846
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jawa Tengah, M Pratama Adhyasastra menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Kontes dan Pameran Batu Nusantara, Pirus, Batu Permata, dan Pusaka yang akan digelar pada 8-10 Mei 2026, di Gedung Rimba Graha Semarang.

Dukungan tersebut disampaikan saat menerima audiensi panitia di ruang kerjanya di Mapolda Jateng, Jalan Pahlawan, Semarang, pada 14 April 2026. Dalam pertemuan itu, ia didampingi sejumlah pejabat kepolisian dan menerima langsung perwakilan panitia penyelenggara.

“Kami sangat mendukung kegiatan kontes dan pameran batu nusantara di Semarang nanti. Panitia tetap semangat menyiapkan agenda yang akan dihadiri kolektor, pedagang, serta masyarakat luas,” ujarnya.

Baca Juga:  Pascasarjana Universitas Semarang Sukses Gelar Pengenalan Akademik dan Kemahasiswaan

Dalam audiensi tersebut hadir Ketua Paguyuban Batu Akik, Permata, Pusaka, dan Antikan Kota Semarang Ahmad Muhaimin, Ketua Panitia Sofani, serta jajaran panitia lainnya.

Pratama menilai Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam berupa batu mulia yang sangat beragam dan bernilai tinggi.

Sejumlah batu nusantara seperti Bacan, Kalimaya, Garut, hingga Pandan disebut masih memiliki daya tarik di kalangan kolektor hingga saat ini.

“Batu nusantara pernah sangat diminati karena warna, kualitas, dan keunikannya. Hingga kini masih banyak jenis yang tetap dicari masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Sofani mengungkapkan tingginya antusiasme peserta.

Baca Juga:  Angkutan Nataru Hari Kedua, Daop 4 Semarang Maksimalkan Pelayanan untuk 22 Ribu Penumpang

Hingga pertengahan April, tercatat sebanyak 11.800 batu telah didaftarkan untuk mengikuti kontes, dan jumlah tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah.

Peserta tidak hanya berasal dari berbagai daerah di Indonesia seperti Jawa, Sumatra, Kalimantan, hingga Lombok, tetapi juga dari mancanegara, termasuk Malaysia dan Singapura.

“Kontes dan pameran di Semarang nanti dipastikan ramai karena animo peserta sangat tinggi. Kami berterima kasih atas dukungan dari pemerintah daerah dan Polda Jateng,” kata Sofani.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan sebagai ajang kompetisi, tetapi juga untuk melestarikan warisan budaya Indonesia berupa batu akik, batu permata, pusaka, dan benda antik.

Baca Juga:  Semarang Raih Juara I Di Ajang Anugerah Bangga Berwisata Tingkat Nasional 2024

Selain aspek budaya, panitia juga menekankan nilai edukasi dan ekonomi dalam kegiatan ini.

Masyarakat, khususnya generasi muda, diharapkan dapat memahami nilai sejarah, filosofi, dan seni dari benda-benda pusaka nusantara.

“Dari sisi ekonomi, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong transaksi serta memperluas jaringan pasar bagi pedagang, pengrajin, dan kolektor,” tambahnya.

Ketua Paguyuban, Ahmad Muhaimin, turut mengapresiasi kerja keras panitia dalam menyiapkan event berskala nasional tersebut.

Ia berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kembali gairah perdagangan batu nusantara, khususnya di Kota Semarang.

“Kami berharap kegiatan ini diminati masyarakat luas dan mampu mengangkat budaya nusantara hingga ke tingkat internasional,” ujarnya.***(bgy)