Tim PkM USM Dampingi Warga Pedurungan Lor Semarang Bangun Drainase, Atasi Genangan Air

InShot_20260428_200230105
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Semarang (PkM USM) memberikan pendampingan kepada warga dalam pembangunan saluran drainase di RT 05 RW 09, Kelurahan Pedurungan Lor, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, pada Senin, 20 April 2026.

Tim PkM USM yang terlibat terdiri atas Ketua Muhammad Latif, S.T., M.T., bersama anggota Lilla Angraini, S.T., M.T., Galih Widyarini, S.T., M.T., serta Diah Rahmawati, S.T., M.T.

Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi sekaligus solusi teknis terkait pembuatan saluran drainase yang mampu menampung limbah air rumah tangga secara optimal.

Baca Juga:  Universitas Semarang Dirikan Pusat Bahasa dan Budaya

Ketua tim, Muhammad Latif, menjelaskan bahwa selama ini warga kerap menghadapi permasalahan saluran air yang tersumbat sehingga memicu genangan.

Berdasarkan hasil kajian, tim kemudian memberikan rekomendasi desain saluran yang lebih sesuai dengan kebutuhan.

“Selama ini saluran mampet dan menyebabkan genangan air. Kami memberikan solusi berupa penyesuaian dimensi drainase agar mampu mengakomodasi limbah air warga,” ujar Latif.

Ia menambahkan, dimensi saluran yang direkomendasikan adalah 50 cm x 40 cm x 50 cm dengan bentuk terbuka menyerupai trapesium.

Baca Juga:  Wali Kota Semarang Luncurkan Kempling Semar (Ketahanan Pangan Keliling Semarang) Untuk Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok

Ukuran tersebut dinilai lebih efektif dibandingkan saluran sebelumnya yang hanya berukuran 30 cm x 10 cm x 30 cm.

Dengan perbaikan tersebut, aliran air kini menjadi lebih lancar dan tidak lagi menimbulkan genangan air kotor di lingkungan warga.

Sementara itu, Ketua RT 05 RW 09, Anton Heriyanto, menyampaikan apresiasinya atas pendampingan yang dilakukan oleh tim dosen USM.

Ia menilai kegiatan tersebut sangat membantu masyarakat dalam mengatasi persoalan lingkungan.

Baca Juga:  1.442 Peserta Ikuti Kejuaraan Menembak Danjen Kopassus Cup 2025, Delapan Dari 17 Taruna Akpol Raih Piala

“Kami sangat terbantu dengan kegiatan ini. Harapannya, ke depan ada lagi program pengabdian serupa di wilayah kami,” kata Anton.

Anton juga mengungkapkan bahwa pembangunan saluran drainase mendapat respons positif dari warga. Sebanyak 45 warga turut berpartisipasi dalam proses pembangunan melalui kegiatan gotong royong.

Ia berharap, kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dapat terus berlanjut, tidak hanya pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga dalam berbagai kegiatan sosial lainnya.***(bgy)