Pemerintah Kota Semarang Pasang Portal Katrol di Silayur untuk Tekan Kecelakaan Truk

InShot_20260501_232921820
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang terus memperkuat langkah pencegahan kecelakaan di kawasan turunan Silayur yang dikenal rawan insiden lalu lintas. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti menginstruksikan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk memasang portal pembatas kendaraan berat di jalur tersebut.

Pemasangan portal dilakukan pada Minggu, 26 April 2026, pukul 20.00 WIB di ujung Jalan Moch, Ichsan, Kelurahan Wates, Kecamatan Ngaliyan.

Portal ini dirancang menggunakan sistem katrol yang dapat disesuaikan dengan waktu operasional kendaraan.

Baca Juga:  HBA ke-64, Kajati Ponco Hartanto Sampaikan Progres Penanganan Kasus Korupsi di Jawa Tengah ; 8 Perkara Berhasil di Kupas

Pada pukul 06.00 hingga 22.59 WIB, portal diturunkan hingga ketinggian 3,4 meter guna membatasi kendaraan bertonase besar melintas di kawasan Silayur.

Sementara itu, pada pukul 23.00 hingga 05.00 WIB, portal akan dinaikkan hingga 4,2 meter sehingga truk besar, termasuk kendaraan sumbu tiga, dapat melintas sesuai ketentuan waktu yang berlaku.

Agustina menegaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah kota dalam meningkatkan keselamatan lalu lintas, khususnya di Jalan Prof. Hamka yang kerap menjadi lokasi kecelakaan.

Baca Juga:  Tim PkM USM Adakan Pendampingan Pemasangan Lubang Biopori di Rejosari

“Kita ingin menekan angka kecelakaan yang melibatkan kendaraan berat di Jalan Prof. Hamka atau yang sering terjadi di turunan Silayur,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pemasangan portal bertujuan untuk mencegah pelanggaran oleh kendaraan bertonase besar yang selama ini masih nekat melintas di luar jam operasional.

Dua kecelakaan yang terjadi dalam satu bulan terakhir menjadi perhatian serius pemerintah kota.

Tidak berhenti di satu titik, Pemkot Semarang juga berencana memperluas pengendalian lalu lintas dengan pemasangan portal tambahan di Simpang Jrakah. Langkah ini ditujukan untuk mengantisipasi kendaraan dari arah dalam kota.

Baca Juga:  Mahasiswa USM Latih UMKM Jomblang Tingkatkan Kualitas Foto Produk untuk Promosi Digital

“Yang di Jrakah nanti menyusul dalam waktu dekat. Paling tidak, sementara ini kendaraan dari arah turun bisa ditekan,” jelasnya.

Selain pemasangan portal, pemerintah kota juga menyiapkan pembangunan pos pengawasan permanen guna mendukung pengendalian lalu lintas yang lebih optimal dan berkelanjutan.

Dengan berbagai upaya tersebut, diharapkan risiko kecelakaan di kawasan Silayur dapat ditekan secara signifikan serta meningkatkan rasa aman bagi masyarakat pengguna jalan.***