Mahasiswa USM Latih UMKM Jomblang Tingkatkan Kualitas Foto Produk untuk Promosi Digital

IMG_2933

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Semarang (USM) berfoto bersama dengan para pelaku UMKM Kelurahan Jomblang usai menggelar Pelatihan Foto Produk di Balai Kelurahan Jomblang, Semarang, Sabtu (22/11) lalu.

Bagikan:

SEMARANG (Harianterkini.id) — Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Semarang (USM) menggelar Pelatihan Foto Produk untuk pelaku UMKM Kelurahan Jomblang guna meningkatkan kualitas promosi di media sosial, berlangsung di Balai Kelurahan Jomblang, Semarang, Sabtu (22/11) lalu.

Pelatihan ini fokus membekali pelaku UMKM dengan teknik dasar foto produk agar mampu menghasilkan visual yang lebih menarik dan kompetitif di platform digital.

Baca Juga:  Mahasiswa KKN USM Beri Pendampingan Pengelolaan Taman Toga di Semarang Timur

Di tengah persaingan pemasaran online, kualitas foto dinilai menjadi faktor penting dalam menarik konsumen.

“Kami ingin membantu pelaku UMKM memahami dasar visual branding dan teknik foto produk yang bisa diterapkan dengan peralatan sederhana,” ujar perwakilan panitia.

Peserta mendapatkan materi komprehensif, mulai dari komposisi foto, teknik pencahayaan, pengaturan latar dan props, tips memotret memakai smartphone maupun kamera, hingga editing menggunakan aplikasi gratis.

Baca Juga:  Pemko Pekanbaru Masih Tunggu Hasil Penyelidikan Kebakaran MPP

Setelah sesi teori, peserta langsung praktik memotret produk mereka dengan bimbingan instruktur.

Salah satu hasil foto produk makanan yang diambil oleh peserta dan mahasiswa dalam sesi praktik Pelatihan Foto Produk.

Pelatihan mendapat respons positif. Laila, pelaku UMKM Depot Segeran, mengaku pelatihan ini membuka wawasan baru.

“Saya jadi tahu seperti apa foto produk yang bagus dan bagaimana pencahayaan yang tepat. Promosi di media sosial juga jadi lebih mudah,” katanya.

Baca Juga:  Tim PkM Universitas Semarang Beri Pendampingan Warga Boja Kendal Dalam Memanfaatkan Komoditas Lokal

Mahasiswa Ilmu Komunikasi USM menegaskan kegiatan ini akan berlanjut melalui program pemberdayaan masyarakat lainnya, terutama terkait literasi digital dan komunikasi pemasaran.

“Harapannya, pelatihan ini bisa memberi dampak nyata bagi UMKM dalam meningkatkan kualitas promosi dan memperluas jangkauan pelanggan,” tambah panitia.***