Pemerintah Kota Semarang Pecahkan Rekor MURI, 10.052 Lumpia Gratis Dibagikan di Hari Jadi ke-479

InShot_20260509_194138045
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang kembali menorehkan prestasi pada momentum Hari Jadi ke-479 Kota Semarang.

Melalui gelaran Lumpiavaganza, Pemkot Semarang resmi memecahkan Rekor Dunia MURI dengan membagikan 10.052 lumpia gratis kepada masyarakat di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Minggu, 3 Mei 2026.

Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh pihak MURI kepada Agustina Wilujeng Pramestuti setelah dilakukan verifikasi faktual di lokasi kegiatan.

Jumlah lumpia yang dibagikan bahkan melampaui target awal sebanyak 10.000 porsi.

Ketua MURI Semarang, Ari Andriyani, mengatakan jumlah tersebut telah diverifikasi secara resmi oleh tim MURI di lapangan.

Baca Juga:  Tahapan Pemilihan Rektor Universitas Semarang Disosialisasikan Kepada Seluruh Civitas Akademika

“Dari usulan 10.000 porsi, setelah verifikasi di lapangan tercatat 10.052 lumpia dibagikan kepada masyarakat melalui mekanisme penukaran botol plastik,” ujar Ari.

Tak hanya memecahkan rekor, MURI juga menilai program tersebut memiliki nilai edukatif karena menggabungkan pelestarian kuliner khas Semarang dengan kampanye kepedulian lingkungan.

Lumpia dinilai sebagai simbol akulturasi budaya yang telah lama hidup dan berkembang di Kota Semarang.

“Lumpia bukan sekadar makanan, tetapi simbol kebhinekaan dan harmoni budaya. Karena nilai tersebut, prakarsa ini tidak hanya dicatat sebagai rekor nasional, tetapi dikukuhkan sebagai rekor dunia,” kata Ari.

Baca Juga:  Jaksa Agung ST Burhanuddin : Paradigma Penegak Hukum Berorientasi pada Keadilan Substansial dan Inklusif

Ribuan warga memadati kawasan Simpang Lima untuk menyaksikan kegiatan tersebut.

Program penukaran botol plastik dengan lumpia juga menjadi bentuk ajakan kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran terhadap pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan melalui pendekatan kreatif.

Sementara itu, Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.

“Ini bukan sekadar soal angka, tapi tentang kebanggaan warga Semarang terhadap identitas kotanya. Lumpia adalah warisan budaya yang kita angkat bersama hingga diakui dunia,” kata Wali Kota Semarang yang akrab disapa Agustina itu.

Baca Juga:  Universitas Semarang Gelar Seleksi Beasiswa Non Akademik

Agustina juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk 33 pelaku UMKM lumpia yang turut berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.

“Terima kasih kepada MURI dan seluruh masyarakat Kota Semarang. Rekor dunia ini menjadi kado istimewa untuk Hari Jadi ke-479 Kota Semarang,” pungkasnya.

Melalui capaian tersebut, Pemkot Semarang semakin memperkuat posisi kota sebagai destinasi wisata berbasis budaya dan kuliner, sekaligus menunjukkan bahwa inovasi daerah mampu menembus panggung global.***