Semarang Matangkan Persiapan MTQ Nasional 2026, MTQ Kecamatan Gajahmungkur Jadi Ajang Cetak Generasi Qur’ani

InShot_20260619_160127419
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang terus mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggelar MTQ Tingkat Kecamatan sebagai bagian dari pembinaan berjenjang untuk melahirkan qari, qariah, hafiz, dan hafizah terbaik yang akan mewakili Kota Semarang.

Komitmen tersebut terlihat dalam pembukaan MTQ Tingkat Kecamatan Gajahmungkur yang berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Gajahmungkur, Rabu, 17 Juni 2026.

Kegiatan ini dihadiri Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kota Semarang Elly Asmara mewakili Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Semarang, Camat Gajahmungkur, unsur Kantor Urusan Agama (KUA), Majelis Ulama Indonesia (MUI), TNI-Polri, para lurah, dewan hakim, peserta, serta para pendamping.

Ketua Panitia, Alfrida, dalam laporannya menyampaikan bahwa MTQ Tingkat Kecamatan Gajahmungkur tahun ini diikuti sebanyak 246 peserta. Jumlah tersebut terdiri atas 126 peserta cabang MTQ dan 120 peserta lomba rebana.

Baca Juga:  Wali Kota Semarang Siap Bangun Jembatan Akses Sentra Pengasapan Ikan Bandarharjo

Menurut Alfrida, tingginya jumlah peserta mencerminkan besarnya antusiasme masyarakat dalam mempelajari dan mencintai Al-Qur’an.

Antusiasme tersebut juga menjadi modal penting bagi Kota Semarang yang akan menjadi tuan rumah MTQ Nasional XXXI pada tahun 2026.

“Partisipasi masyarakat yang begitu tinggi menunjukkan semangat untuk terus menghidupkan syiar Al-Qur’an. Ini menjadi bekal yang sangat baik bagi Kota Semarang dalam menyongsong pelaksanaan MTQ Nasional tahun depan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Harian LPTQ Kota Semarang memberikan apresiasi terhadap konsistensi Kecamatan Gajahmungkur dalam melakukan pembinaan peserta MTQ.

Selama ini, Gajahmungkur dikenal sebagai salah satu kecamatan yang mampu melahirkan peserta berprestasi hingga tingkat Provinsi Jawa Tengah bahkan nasional.

Ia menegaskan, pelaksanaan MTQ di tingkat kecamatan memiliki peran strategis dalam proses pembinaan yang dilakukan secara berjenjang.

Baca Juga:  Lezat dan Gurih! Ayam Kurma ala Resto Padang Chaniago Semarang Jadi Favorit Keluarga

“MTQ tingkat kecamatan seperti ini merupakan bagian penting dari proses pembinaan berjenjang untuk mencetak qari, qariah, hafiz, dan hafizah terbaik yang nantinya dapat mengharumkan nama Kota Semarang di tingkat provinsi maupun nasional,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Kabag Kesra Setda Kota Semarang, Elly Asmara, yang hadir mewakili Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng, menegaskan bahwa penyelenggaraan MTQ di tingkat kecamatan merupakan bagian dari persiapan menyeluruh menjelang MTQ Nasional XXXI yang dijadwalkan berlangsung pada 11-20 September 2026 di Kota Semarang.

Menurut Elly, kesiapan menjadi tuan rumah tidak hanya diukur dari kelengkapan sarana dan prasarana, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia serta kuatnya budaya Qur’ani di tengah masyarakat.

Oleh sebab itu, Pemerintah Kota Semarang terus mendorong pelaksanaan MTQ mulai dari tingkat kelurahan hingga kecamatan sebagai wadah pembinaan sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat.

“Kami ingin MTQ Nasional 2026 tidak hanya sukses sebagai sebuah penyelenggaraan, tetapi juga meninggalkan dampak positif berupa semakin kuatnya budaya Qur’ani, meningkatnya kualitas generasi muda, serta tumbuhnya semangat kebersamaan masyarakat Kota Semarang,” tutur Elly.

Baca Juga:  Lawan TPPO Sejak Dini, Imigrasi Wonosobo Intensifkan Sosialisasi di Daerah Rawan

Ia menambahkan, penyelenggaraan MTQ Nasional merupakan momentum strategis untuk memperkenalkan Kota Semarang sebagai daerah yang religius, toleran, inklusif, serta memiliki semangat kebersamaan yang kuat dalam menyambut tamu dari seluruh Indonesia.

“Pemerintah Kota Semarang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan MTQ Nasional XXXI. Kesuksesan ajang ini bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi kebanggaan seluruh warga Kota Semarang,” tambahnya.

Pembukaan MTQ Tingkat Kecamatan Gajahmungkur ditandai dengan pemukulan bedug oleh Kabag Kesra Setda Kota Semarang, Elly Asmara, didampingi jajaran LPTQ dan unsur Forkopimcam.

Kegiatan tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi Qur’ani yang berprestasi sekaligus memperkuat kesiapan Kota Semarang sebagai tuan rumah MTQ Nasional XXXI Tahun 2026.***