Dua Personel USM Aktif di LPMK Gebangsari, Dorong Gotong Royong dan Pemberdayaan Masyarakat

InShot_20260815_001025245
Bagikan:

Ket.foto: Pengurus LPMK Gebangsari bersama komponen masyarakat berfoto sebelum melakukan kerja bakti. (Foto: Humas USM).

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Dua personel Universitas Semarang (USM) turut aktif dalam Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Gebangsari, Kecamatan Genuk, Kota Semarang. Keduanya terlibat langsung dalam kegiatan pemberdayaan dan pembangunan lingkungan bersama masyarakat.

Kedua personel USM tersebut yakni dosen Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi (FTIK) USM, Agus Edi, yang juga menjabat Ketua RW 8, serta Direktur Pusat Bahasa dan Budaya USM (USM LCC), Adi Ekopriyono, yang dipercaya sebagai Ketua RW 7.

Keduanya bersama pengurus LPMK, para ketua RT dan RW, serta berbagai elemen masyarakat mengikuti kegiatan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) yang digelar di wilayah Gebangsari, Sabtu (8/8/2026).

Baca Juga:  Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis Hadir di Desa Kemu Dorong Kesejahteraan Gizi di OKU Selatan

Kegiatan tersebut dipimpin Ketua LPMK Gebangsari, Molyadi Antono, S.Sos. Warga bersama-sama melakukan kerja bakti membersihkan dan memperbaiki sejumlah fasilitas serta lingkungan permukiman, termasuk kawasan gapura Genuk Indah dan sekitarnya.

Kegiatan gotong royong tersebut juga dihadiri Camat Genuk Wahyudi, S.STP., M.M., Kapolsek Genuk Kompol Rismanto, serta Lurah Gebangsari Mudzakir, S.E.

Menurut Molyadi, kegiatan BBGRM menjadi momentum untuk memperkuat kekompakan, kebersamaan, dan kerukunan masyarakat.

Terlebih, kegiatan tersebut dilaksanakan menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Gotong royong menjadi salah satu bentuk kekompakan dan kerukunan warga. Melalui kegiatan seperti ini, masyarakat dapat bersama-sama menjaga lingkungan sekaligus memperkuat rasa kebersamaan,” ujarnya.

Baca Juga:  Pemerintah Kota Semarang Berhasil Kendalikan Stunting dan Capaian UHC 100 Persen di Tahun 2025

Ia menjelaskan, LPMK merupakan wadah yang dibentuk atas prakarsa masyarakat dan menjadi mitra pemerintah daerah dalam menampung sekaligus mewujudkan aspirasi serta kebutuhan masyarakat, khususnya dalam bidang pembangunan.

LPMK berkedudukan di setiap kelurahan dan memiliki peran strategis dalam mendukung pelaksanaan berbagai program pembangunan yang melibatkan partisipasi masyarakat.

“LPMK mempunyai tugas membantu pemerintah kelurahan atau lurah dalam pelaksanaan urusan pemerintahan, pembangunan, sosial kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat,” kata Molyadi.

Lebih lanjut, tugas tersebut antara lain menyusun rencana pembangunan secara partisipatif, melaksanakan dan mengendalikan pembangunan, serta memanfaatkan, memelihara, dan mengembangkan hasil pembangunan secara partisipatif.

Baca Juga:  Peran Perempuan Semarang Dapat Sorotan Internasional di Peringatan Hari Kartini ke-147

Selain itu, LPMK juga berperan dalam menggerakkan dan mengembangkan partisipasi, gotong royong, serta swadaya masyarakat. Upaya tersebut dilakukan untuk menumbuhkembangkan kondisi masyarakat yang dinamis dalam rangka meningkatkan pemberdayaan masyarakat.

Keterlibatan dua personel USM dalam LPMK Gebangsari sekaligus menunjukkan peran sivitas akademika tidak hanya berada di lingkungan kampus, tetapi juga dapat berkontribusi secara langsung dalam kehidupan bermasyarakat.

Melalui keterlibatan tersebut, pengalaman dan kompetensi yang dimiliki dapat turut mendukung penguatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan lingkungan secara berkelanjutan.***(bgy)