Wali Kota Semarang Pastikan Persiapan MTQ Nasional XXXI di Simpang Lima Matang
SEMARANG, (Harianterkini.id) – Suasana Kota Semarang semakin semarak menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026.
Berbagai persiapan terus dimatangkan, termasuk venue utama di Lapangan Pancasila Simpang Lima yang akan menjadi pusat kegiatan pembukaan dan sejumlah aktivitas publik selama perhelatan berlangsung.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti memastikan kesiapan venue terus dikebut agar pelaksanaan MTQ Nasional XXXI berjalan lancar.
Ia meninjau langsung persiapan lokasi di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Minggu (6/9/2026).
Menurut Agustina, MTQ Nasional bukan sekadar agenda perlombaan keagamaan, melainkan menjadi hajatan bersama yang melibatkan seluruh elemen masyarakat Kota Semarang.
“MTQ ini adalah hajatan kita bersama. Masyarakat Kota Semarang juga menjadi bagian penting dari keberhasilan penyelenggaraannya,” ujar Agustina saat meninjau venue MTQ di Lapangan Pancasila.
Ia menegaskan, seluruh detail persiapan venue perlu diperhatikan agar fasilitas yang disiapkan mampu memberikan kenyamanan bagi peserta, tamu undangan maupun masyarakat yang nantinya ikut menyaksikan rangkaian kegiatan.
Bagi Agustina, kedatangan kafilah dan tamu dari berbagai daerah di Indonesia juga menjadi momentum penting untuk memperkenalkan wajah Kota Semarang.
Para tamu tidak hanya akan mengikuti rangkaian perlombaan, tetapi berpeluang berinteraksi dengan masyarakat, menikmati kuliner khas, menginap di hotel, hingga mengunjungi sejumlah destinasi wisata.
“Yang akan datang ke Kota Semarang bukan hanya para peserta atau kafilah. Akan ada tamu dari berbagai daerah dengan latar belakang yang beragam. Mereka akan melihat Kota Semarang, bertemu dengan warga kita, menikmati makanan kita, tinggal di hotel-hotel kita, dan mengunjungi berbagai tempat di kota ini,” katanya.
Karena itu, ia berharap seluruh masyarakat turut menciptakan suasana yang ramah dan nyaman bagi para tamu.
Menurutnya, kesan yang diperoleh peserta dan pengunjung selama berada di Semarang akan menjadi bagian dari cerita tentang Kota Semarang sebagai tuan rumah MTQ Nasional.
Selain membawa misi keagamaan dan kebudayaan, pelaksanaan MTQ juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.
Pergerakan kafilah dan wisatawan diperkirakan turut menghidupkan sektor kuliner, perhotelan, perdagangan, transportasi hingga usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
“Ini kesempatan yang sangat baik untuk menunjukkan wajah Kota Semarang yang sebenarnya. Kota yang ramah, nyaman, toleran, dan terbuka terhadap siapa pun,” kata Agustina.
Untuk mendukung pelaksanaan kompetisi, cabang-cabang musabaqah akan digelar di sejumlah lokasi di Kota Semarang sesuai dengan jenis perlombaan.
Sementara itu, Lapangan Pancasila Simpang Lima diarahkan menjadi salah satu titik utama aktivitas masyarakat selama penyelenggaraan MTQ.
Pemusatan kegiatan publik di kawasan Simpang Lima diharapkan dapat membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi warga.
Masyarakat dapat ikut merasakan atmosfer MTQ sekaligus menikmati berbagai kegiatan pendukung yang disiapkan selama perhelatan berlangsung.
Puncak pembukaan MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung pada 12 September 2026 di Lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang.
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dijadwalkan membuka secara langsung perhelatan nasional tersebut.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Pemerintah Kota Semarang berharap MTQ Nasional XXXI tidak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga meninggalkan kesan positif bagi para kafilah dan tamu yang datang dari berbagai penjuru Indonesia.***
