Softball Semarang Pesta 14 Gol Tanpa Balas, Asa Emas Porprov Jateng 2026 Kian Terbuka
SEMARANG, (Harianterkini.id) – Gemuruh kemenangan mewarnai perjuangan tim softball putra Kota Semarang dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026.
Menghadapi Kabupaten Kudus di Lapangan Softball Universitas Negeri Semarang (Unnes), Senin (26/10/2026), tim tuan rumah tampil dominan dan menutup pertandingan dengan kemenangan telak 14-0.
Hasil impresif tersebut menjadi suntikan kepercayaan diri bagi skuad Kota Semarang dalam perjalanan memburu medali emas.
Permainan menyerang yang efektif dipadukan dengan pertahanan disiplin membuat Kudus kesulitan mengembangkan permainan sepanjang pertandingan.
Di balik kemenangan besar itu, ada persiapan matang yang telah dilakukan jajaran pelatih dan atlet.
Tidak hanya mengandalkan kemampuan individu, tim juga mempelajari karakter permainan lawan untuk menentukan strategi yang tepat.
Pelatih kepala softball Kota Semarang, Prabandaru, mengatakan persiapan menghadapi Kudus telah dilakukan jauh sebelum pertandingan.
Bahkan, setelah menjalani technical meeting sehari sebelumnya, para pemain kembali mendapatkan pengarahan strategi dan pemantapan kondisi fisik.
“Kita sudah siapkan dari jauh-jauh hari. Semalam setelah technical meeting, kita adakan conditioning dan briefing,” kata Prabandaru seusai pertandingan.
Menurutnya, kunci kemenangan terletak pada kemampuan pemain memaksimalkan peluang ketika menyerang sekaligus menjaga pertahanan agar tidak memberikan kesempatan kepada lawan mencetak angka.
Tim pelatih juga telah mempelajari karakteristik sejumlah pemukul Kudus. Antisipasi dilakukan dengan memberikan bola-bola yang menyulitkan lawan untuk menghasilkan pukulan efektif.
“Pada saat menyerang, kita bisa mengambil poin. Saat bertahan, kita jangan sampai kebobolan. Kita sudah tahu pemukul-pemukul Kudus yang punya keinginan kuat untuk memukul bola,” ujarnya.
Kemenangan Besar Tak Membuat Tim Berpuas Diri
Meski berhasil menang dengan skor mencolok, Prabandaru tidak ingin para pemain terlena. Ia justru melihat masih ada sejumlah hal yang perlu dibenahi, terutama kesiapan atlet pada awal pertandingan.
Menurutnya, beberapa pemain belum sepenuhnya menemukan ritme permainan ketika laga baru dimulai. Kondisi tersebut menjadi catatan penting agar tim mampu tampil lebih agresif sejak inning pertama.
“Untuk evaluasi, mungkin teman-teman atlet masih kurang tune in pada awal pertandingan. Panasnya kurang,” tuturnya.
Sebagai langkah perbaikan, tim pelatih berencana meningkatkan intensitas latihan, khususnya pada aspek batting atau latihan memukul bola.
Dengan persiapan tersebut, para pemain diharapkan lebih cepat menemukan sentuhan permainan dan mampu mengumpulkan poin sejak awal.
“Nanti akan kita genjot lagi sebelum pertandingan dengan lebih banyak batting. Jadi, pada awal pertandingan kita bisa mendapatkan poin lebih jauh,” jelasnya.
Hadapi Jadwal Padat, Fokus dan Kondisi Fisik Dijaga
Perjuangan tim softball putra Kota Semarang belum berhenti setelah menaklukkan Kudus. Pada hari yang sama, mereka dijadwalkan kembali turun ke lapangan menghadapi Kabupaten Boyolali.
Jadwal pertandingan berdekatan atau double header menjadi tantangan tersendiri bagi para atlet. Kondisi fisik dan konsentrasi harus tetap terjaga agar kualitas permainan tidak menurun.
Prabandaru berharap anak asuhnya mampu kembali menunjukkan performa terbaik dan mengamankan kemenangan berikutnya.
“Siang ini kita bermain double header, nanti kita main melawan Boyolali. Semoga kita bisa menang lagi,” katanya.
Surakarta Jadi Perhatian dalam Perburuan Emas
Di tengah ambisi menuju podium tertinggi, Kota Semarang juga mulai mencermati kekuatan para pesaing, terutama Surakarta yang dinilai menjadi salah satu lawan yang patut diperhitungkan.
Meski demikian, Prabandaru mengaku tidak terlalu khawatir. Pengalaman menghadapi Surakarta pada partai final kejuaraan sebelumnya menjadi modal tersendiri bagi timnya.
Dalam pertemuan tersebut, Kota Semarang mampu mengatasi perlawanan Surakarta dan keluar sebagai pemenang. Pengalaman itu diharapkan menjadi bekal untuk menghadapi persaingan yang lebih ketat di Porprov.
“Seperti saat pra kemarin, kita melawan mereka di final dan bisa mengatasi tim mereka dengan kemenangan,” ungkapnya.
Ia mengingatkan para pemain agar tidak meremehkan lawan dan tetap menjaga konsentrasi. Menurutnya, kepercayaan terhadap kemampuan tim harus berjalan beriringan dengan disiplin menjalankan strategi.
“Antisipasinya sama, kita tidak boleh lengah. Kita tetap fokus dan yakin dengan materi tim kita,” tegasnya.
Kemenangan 14-0 atas Kudus menjadi awal yang menjanjikan bagi perjalanan softball putra Kota Semarang. Namun, perjalanan menuju medali emas masih membutuhkan konsistensi, kerja sama, serta kesiapan menghadapi setiap pertandingan.
Prabandaru pun berharap perjuangan tim putra dapat berakhir dengan prestasi tertinggi. Ia juga menaruh harapan besar kepada tim softball putri Kota Semarang agar mampu mengikuti jejak yang sama.
“Kita optimistis. Mohon doanya, semoga kita bisa mendapatkan emas dan tim putri juga bisa mendapatkan emas,” pungkasnya.***
