Fokus Peningkatan SDM, Ferry Wawan Cahyono Tekankan Perlunya Pendidikan Terkini bagi Petani Jateng

WhatsApp Image 2024-03-01 at 16.27.14
Bagikan:

SEMARANG (Harianterkini.id) – Wakil Ketua DPRD Jateng, Ferry Wawan Cahyono mendorong pemda di Jawa Tengah baik provinsi, kabupaten dan kota untuk dapat menyiapkan sumber daya manusia (SDM) profesional di bidang pertanian.

Ferry menekankan pentingnya memiliki SDM yang profesional dan kompeten di bidang pertanian guna menghadapi tantangan zaman yang terus berkembang.

Pertanian merupakan tulang punggung perekonomian di Jawa Tengah, dan untuk memastikan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, diperlukan upaya serius dalam pengembangan SDM yang mumpuni di sektor ini.

Baca Juga:  Waket DPRD: Generasi Muda Miliki Potensi Besar Jadi Pionir Berbagai Bidang `

” Kami mendorong agar pemda di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota segera mengambil langkah-langkah konkret dalam meningkatkan kualitas SDM di bidang pertanian,” ujar Ferry.

Ia menyoroti perlunya peningkatan pendidikan dan pelatihan bagi petani serta para profesional yang terlibat dalam rantai pasok pertanian, termasuk agroteknisi, agronom, dan ahli peternakan.
“Kita perlu memastikan bahwa petani kita memiliki akses ke pengetahuan terbaru, teknologi modern, dan praktik terbaik dalam bertani,” tambahnya.

Baca Juga:  Wakil Ketua DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono Dorong Partisipasi Masyarakat dalam Pencegahan Konflik Sosial

Perkembangan teknologi dalam pertanian berbasis digital dan pertanian berkelanjutan, menuntut adanya pengetahuan dan keterampilan yang mutakhir.

Oleh karena itu, pemerintah daerah di Jawa Tengah perlu berperan aktif dalam menyediakan program pendidikan dan pelatihan yang relevan dengan kebutuhan petani dan para profesional di sektor pertanian.

Baca Juga:  Pemerintah Kota Semarang Dirikan Posko Kemanusiaan Lebaran 2026, Layani Pemudik dengan Fasilitas Gratis

Dengan adanya pendidikan dan pelatihan yang berkualitas, petani dan para profesional di sektor pertanian akan lebih siap menghadapi tantangan yang ada dan memanfaatkan peluang yang muncul dalam pengembangan pertanian di Jawa Tengah.

Diharapkan, dengan adanya dorongan ini, pemda di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota akan segera mengambil langkah-langkah konkret untuk meningkatkan pendidikan dan pelatihan bagi petani dan para profesional di sektor pertanian.