Tangani Banjir Demak-Kudus, BBWS Pemali Juana Terus Lakukan Kordinasi Tanggulangi Kebocoran Sungai Wulan

WhatsApp Image 2024-03-20 at 12.06.01
Bagikan:

DEMAK (Harianterkini.id) – Tanggul Sungai Wulan di Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, mengalami kebocoran yang signifikan, mencapai 30 meter dengan kedalaman 5 meter., Direktur Jenderal SDA PUPR, Bob Arthur Lombogia beserta jajaran BBWS Pemali Juana, menjelaskan langkah-langkah yang diambil untuk menanggulangi tanggul jebol, saat dijumpai wartawan, Selasa (19/3).

“Langkah yang kami ambil adalah, kami harus menutup tanggul ini, jadi kami tutup lubang ini, jadi nanti air yang masuk ke arah kabupaten Demak akan terhambat dan sesudah itu kita akan pompa di daerah Demak,” ungkap Bob.

Baca Juga:  ARTOTEL Yogyakarta hadirkan program Little Chef’s: Pizza Vaganza

Proses penutupan ini telah direncanakan untuk diselesaikan dalam waktu yang sangat singkat. Lombogia menetapkan target selesai penutupan hari ini, dengan harapan cuaca mendukung agar proses dapat berjalan dengan lancar.

“Target selesai penutupan, besok (hari ini), semoga cuaca bagus sehingga proses bisa berjalan cepat,” katanya.

Baca Juga:  Catatkan Rekor ! Daop 4 Berangkatkan 28 Ribu Penumpang pada H-3 Tahun Baru

Namun, penutupan hanya menjadi langkah awal. Lombogia juga menjelaskan tentang perawatan setelah penutupan untuk memastikan keamanan tanggul yang sudah diperbaiki.

“Sesudah ditutup, tanggul ini akan diperkuat dan dipertebal, serta akan ditinggikan. Selain itu, kita akan melanjutkan pengerjaan lain untuk pengerjaan permanen. Kita lakukan di musim kemarau agar proses pemadatannya terjadi,” tambahnya.

Baca Juga:  Komunitas Mahasiswa Universitas Semarang “Plog4Earth” Gelar Aksi Plogging di Kawasan Gajah Mada Semarang

Dalam hal koordinasi dengan pihak terkait, Lombogia menegaskan bahwa pihaknya telah berupaya untuk bekerja sama secara cepat dan efisien.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak lain, kita upayakan supaya penanganan kami cepat selesai dan segera melakukan pemompaan sehingga lalu lintas dapat teratasi,” tutup Bob.