Polda Lampung Bersama Kompolnas Bangun Sinergitas Bersama Pers untuk Menguatkan Demokrasi

fsd
Bagikan:

LAMPUNG (Harianterkini.id) – Polda Lampung menggelar kegiatan acara kerjasama antara Kompolnas dan Human Rights Working Group (HRWG) yang dimulai sejak tahun 2023 melalui Nota Kesepahaman untuk memajukan dan melindungi Hak Asasi Manusia (HAM).

komisioner Kompolnas Poengky Indarti menekankan pentingnya memajukan sistem demokrasi yang berkembang di Indonesia.

“Kebanggaan kita sebagai negara yang paling demokratis di kawasan perlu disertai dengan tekad yang kuat dan bulat untuk menjamin kebebasan Pers di dalam negeri. Hal ini sejalan dengan rencana Pemerintah Indonesia yang mengajukan diri kembali menjadi anggota Dewan HAM PBB di tahun 2024”, ungkap Poengky Indarti

Baca Juga:  Bocah 13 Tahun Meninggal Hanyut di Sungai, Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi Korban

Kapolda Lampung, Irjen. Pol. Helmy Santika, S.H., S.IK., M.Si. menyatakan bahwa Polri dan Pers tidak dapat dipisahkan dari Peran Pers dalam pemberitaan sangat penting.

“Polri dan Pers merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dalam pelaksanaan tugas Polri sebagai institusi yang bertanggung jawab terhadap pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. Peran pers dalam pemberitaan sangat penting,” ungkap Irjen Pol. Helmy Santika.

Kapolda Lampung juga menyampaikan bahwa Provinsi Lampung, dengan keragaman dan dinamikanya, membutuhkan sinergi yang kuat antara Polri, media, dan masyarakat sipil untuk menjaga keamanan dan menghormati kebebasan berekspresi.

Baca Juga:  Keren ! Mahasiswa Ilkom USM Luncurkan Kampanye Budaya Jejak Warisan ; Angkat Keanekaragaman Budaya Semarang

“Perlindungan terhadap jurnalis dan kebebasan pers adalah aspek penting dalam membangun masyarakat yang demokratis dan beradab, saya memberikan pemahaman yang lebih baik tentang perlindungan hukum bagi jurnalis, tetapi juga membuka ruang dialog yang penting antara kepolisian dan pemangku kepentingan lainnya,” jelas Kapolda Lampung.

Irjen. Pol. Helmy Santika juga berharap Kegiatan menjadi langkah awal dalam membangun hubungan yang lebih baik antara kepolisian dan media, serta memperkuat prinsip-prinsip demokrasi dan perlindungan HAM di Provinsi Lampung,dan diharapkan dapat tercipta sinergi yang lebih baik antara Polri dan media, sehingga mampu menjaga keamanan dan ketertiban dengan tetap menghormati hak asasi manusia dan kebebasan pers.

Baca Juga:  Lewat JLC 2025, JNE Pacu Pelaku Usaha Temukan Peluang Baru dan Perluas Pasar

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Irwasda Polda Lampung, Kabid. Humas, Akreditor Kepolisian Madya Tingkat III Itwasda dan perwakilan personel dari Ditkrimum, Ditkrimsus, Roops, serta perwakilan dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandar Lampung.