Tersangka Mafia Tanah Bedono Demak Dilimpahkan ke Kejaksaan, Diduga Korban Masih Bisa Bertambah

DEMAK (Harianterkini.id) – Kasus mafia tanah yang melibatkan mantan Kepala Desa (Kades) Bedono, Agus Salim, terus bergulir dengan modus penipuan jual beli lahan di Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Berdasarkan perkembangan terbaru, diduga jumlah korban dalam kasus ini lebih dari satu orang.

Polrestabes Semarang telah mengamankan dua tersangka dalam kasus ini, yakni Agus Salim, mantan Kades Bedono, dan seorang perempuan bernama Tiyari, warga Kecamatan Genuk, Semarang. Keduanya ditangkap berdasarkan laporan dari seorang korban bernama Yuliati, warga Gebangsari, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, yang mengalami kerugian hingga Rp 800 juta.

Baca Juga:  Kajati Ponco Hartanto Harumkan Nama Jateng di Panggung Nasional CNN Awards 2024

Kuasa hukum Yuliati, M. Ardana Inanda, mengungkapkan bahwa kemungkinan besar ada korban lain yang juga menjadi sasaran dalam kasus mafia tanah ini. Ardana mendorong agar korban-korban lainnya segera melapor kepada pihak berwajib.

Baca Juga:  Wakil Ketua DPRD Ferry Wawan Cahyono Jateng Mendorong Pengembangan Pariwisata untuk Dongkrak PAD Daerah

“Saya harap jika ada korban lain, silakan segera datang dan kami siap mengawal hingga kasus ini tuntas. Untuk sementara, kami telah melaporkan kasus ini, dan kedua tersangka sudah ditindaklanjuti serta dilimpahkan ke Kejaksaan,” ujar Ardana kepada media pada Sabtu (12/10) di Semarang.

Baca Juga:  Konser Tiga Dekade Boomerang Reload, Ivan: Rasakan Nostalgia Album Pertama Hingga Album Harmonis Tidak Seragam

Kasus ini terus mendapat perhatian luas karena melibatkan mantan pejabat desa serta merugikan masyarakat dalam jumlah yang besar. Pihak berwenang terus menyelidiki kemungkinan adanya korban-korban lainnya yang belum melapor.

About Author