Dugaan Kebocoran 337 Juta Data Dukcapil, Ini Tanggapan Kemendagri

Gambar-Thumbnail-Tugas-dan-Fungsi-Kementerian-Dalam-Negeri-compressed
Bagikan:

JAKARTA (Harianterkini.id) – Kementerian Dalam Negeri membantah bahwa tidak ada kebocoran data kependudukan di Ditjen Dukcapil.

Diberitakan sebelumnya, ramai adanya dugaan kebocoran 337 juta data kependudukan Ditjen Dukcapil.

Data tersebut berisi nama, Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Kartu Keluarga (KK), bahkan juga nomor Akta Lahir dan Nikah.

Baca Juga:  Ikuti Tanam Jagung Serentak Kuartal IV dan Peresmian Gudang Slog Polri, Polrestabes Semarang Dukung Program Swasembada Pangan Nasional

“Sejauh ini, tidak ditemukan jejak kebocoran data pada Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) Terpusat online, yang dijalankan oleh Ditjen Dukcapil Kemendagri saat ini,” terang Dirjen Dukcapil Kemendagri, Teguh Setyabudi, Rabu (19/7/23).

Baca Juga:  Polda Jateng Ungkap Sindikat Penyelundupan Kendaraan ke Timor Leste, 1.727 Unit Disita

Masih dari keterangannya, pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) juga Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

Bahkan, sekarang telah dilakukan mitigasi preventif dan audit investigasi terkait dugaan kebocoran data kependudukan.

Baca Juga:  Catat Tanggalnya! ABON SEMAR Akan Meresmikan Sekolah Seni dan Budidaya Bonsai di Semarang

“Kami sampaikan kembali bahwa Ditjen Dukcapil Kemendagri bersama dengan BSSN dan stakeholders terkait telah melaksanakan mitigasi preventif dan audit investigasi secara cepat,” jelasnya.