Polisi Pastikan Aktor Utama Kasus Penjualan Organ Tubuh Manusia

IMG_5725
Bagikan:

JAKARTA (Harianterkini.id) – Polisi menyatakan hingga kini aktor utama dalam perdagangan orang berupa penjualan organ tubuh masih dilakukan pendalaman.

“Bahwa penyidik Polda Metro Jaya bersama dengan Bareskrim Polri masih terus melakukan pendalaman terhadap pelaku utama penjualan organ tubuh,” ungkap Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen. Pol. Ahmad Ramadhan, Senin (24/7/23).

Baca Juga:  Pertamina Catat Konsumsi Gasoline Naik Enam Persen di Riau

Terakhir, polisi menyebut tak ada tindakan kekerasan atau penyiksaan ke korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) jual ginjal Bekasi ke Kamboja. Para korban disebut sukarela buntut butuh uang dampak dari pandemi Covid-19.

Baca Juga:  Jalin Kerjasama Dengan Pemkab Semarang, BKBH FH USM Beri Bantuan Hukum Gratis Bagi Warga Tidak Mampu

“Enggak ada (penyiksaan kepada korban), sukarela,” jelas Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes. Pol. Hengki Haryadi kepada wartawan, Jumat (21/7/23).

Direktur menegaskan, jual-beli ginjal dengan motif ekonomi ini tak dibenarkan oleh undang-undang. Perbuatan ini dianggap melanggar pidana dan tergolong dalam kasus TPPO.

Baca Juga:  Perkokoh Dakwah Kemanusiaan, PWA Jawa Tengah Gelar Jambore Milad ke-109 di Tawangmangu