Waspada, Keseringan Menghisap Vape Dapat Picu Bronkitis

2-10-900x600
Bagikan:

JAKARTA (Harianterkini.id) – Belakangan ini, studi terbaru yang dilakukan oleh tim peneliti dari Ohio State University Wexner Medical Centre menemukan bahwa kebiasaan mengisap vape atau vaping dapat memicu terjadinya bronkitis atau peradangan pada paru-paru.

Dilansir dari Mayo Clinic, Senin (21/8/23) penyebab tersering dari bronkitis kronis atau jangka panjang adalah kebiasaan merokok. Penderita bronkitis bisa mengalami sejumlah gejala, seperti nyeri dada, mengi, sesak napas, serta batuk berdahak.

Baca Juga:  Wali Kota Semarang Dorong Penguatan Program MBG, Akademisi Soroti Isu Keamanan Pangan

Studi yang dipublikasikan British Medical Journal ini menyebut 81 persen partisipan yang ngevape, setidaknya dalam sebulan ke belakang, rentan mengalami mengi. Kelompok ini juga berpeluang lebih besar untuk mengalami bronkitis atau gejala seperti bronkitis.

Beberapa contoh gejala seperti bronkitis adalah batuk berdahak dan hidung tersumbat tanpa pilek atau hanya batuk yang bisa berlangsung selama tiga bulan.

Studi tersebut juga menemukan bahwa partisipan yang menggunakan vape, setidaknya dalam satu bulan ke belakang, memiliki risiko 78 persen lebih tinggi untuk mengalami sesak napas. Angka ini dinilai sangat besar dan cukup mengkhawatirkan.

Baca Juga:  Nihon Matsuri UNNES 2025: Hujan Tak Surutkan Antusiasme Ribuan Pecinta Budaya Jepang

“(Studi makin memperkuat bukti) rokok elektrik menyebabkan gejala-gejala pernapasan yang mengindikasikan perlunya pertimbangan regulasi mengenai rokok elektrik,” ungkap peneliti dr. Alanya Tackett dikutip dari laman Express, Senin (21/8/23).

Ia menyebutkan regulasi yang berlaku saat ini tampak menyepelekan efek dari rokok elektrik atau vape terhadap kesehatan. Padahal, ada beragam studi yang sudah menyoroti penggunaan vape dapat menimbulkan masalah pada gigi, paru-paru, hingga daya ingat.

Baca Juga:  Dugderan Semakin Meriah, Tradisi Sambut Ramadhan 1447 H Sarat Nilai Toleransi

Adapun itu, seharusnya risiko bronkitis pada pengguna vape sebaiknya tak disepelekan. Bronkitis memang sering kali membaik dalam waktu tiga pekan. Pasalnya, kondisi ini bisa memicu komplikasi yang serius seperti pneumonia dan gagal napas.