Jokowi Resmikan Rumah Sakit Kemenkes Makassar, Tingkatkan Layanan Kesehatan di Indonesia Timur

Screenshot_9
Bagikan:

MAKASSAR (Harianterkini.id) – Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo meresmikan Rumah Sakit Kementerian Kesehatan (RS Kemenkes) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Rumah sakit yang dibangun dengan standar internasional dan fasilitas kesehatan modern ini diharapkan menjadi pusat layanan kesehatan bagi wilayah Indonesia bagian timur.

Dalam pidatonya, Presiden Jokowi menekankan pentingnya pembangunan sektor kesehatan selain infrastruktur dasar seperti jalan tol dan bandara. “Pemerintah tidak hanya membangun infrastruktur seperti jalan tol, pelabuhan, atau bandara, tetapi juga bidang pelayanan kesehatan yang sangat penting,” kata Presiden Jokowi.

Baca Juga:  Pemerintah Kabupaten Kendal Gelar "Kendal Berdikari Fun Run 2025 di Bulan November

Presiden juga menyatakan keprihatinannya terhadap kondisi rumah sakit di daerah yang belum memadai. Namun, dengan peresmian RS Kemenkes di Makassar, ia berharap layanan kesehatan di Indonesia semakin meningkat. “Tadi saya masuk, ini melebihi hotel bintang lima. Rumah sakit harus seperti ini, terang benderang, bersih, dengan peralatan super modern,” tambah Presiden.

RS Kemenkes Makassar terdiri dari empat tower dan 12 lantai, dengan biaya pembangunan mencapai Rp1,56 triliun dan tambahan Rp360 miliar untuk alat kesehatan, yang akan meningkat menjadi Rp520 miliar. Dengan kapasitas 920 tempat tidur serta peralatan canggih seperti Cathlab, MRI, dan CT Scan, rumah sakit ini diharapkan menjadi pusat rujukan untuk wilayah timur Indonesia.

Baca Juga:  UNDIP Lampaui Universitas Favorit! Kini Peringkat ke-4 Terbaik di Indonesia versi EduRank 2025

“Kita tidak mau lagi masyarakat kita pergi berobat ke luar negeri seperti Malaysia, Singapura, Amerika, atau Jepang. Cukup di Makassar. Peralatan di sini tidak kalah dengan mereka,” tegas Presiden Jokowi.

Ia juga menambahkan bahwa dengan adanya rumah sakit modern seperti ini, pemerintah berharap dapat mengurangi devisa negara yang hilang akibat masyarakat yang berobat ke luar negeri, yang mencapai Rp180 triliun per tahun.

Baca Juga:  10 Fakta Baru Pabrik Ekstasi di Semarang dan Tangerang

Turut mendampingi Presiden dalam acara peresmian ini adalah Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Pj. Gubernur Sulawesi Selatan Zudan Arif Fakhrulloh, Wali Kota Makassar Danny Pomanto, Plt. Dirut RS Kemenkes Makassar Andi Saguni, serta para pimpinan perusahaan konstruksi yang terlibat dalam pembangunan, yakni PT PP (Persero) Tbk. dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk.

Dengan peresmian ini, RS Kemenkes di Makassar diharapkan menjadi simbol kemajuan layanan kesehatan di Indonesia bagian timur serta mengurangi ketergantungan pada fasilitas kesehatan luar negeri.