Kecelakaan di Purworejo 11 Orang Meninggal Dunia

InShot_20250508_112701330
Bagikan:

PURWOREJO, (Harianterkini.id) – Kecelakaan lalu lintas tragis yahh terjadi di wilayah Kabupaten Purworejo pada Rabu, 6 Mei 2025, sekitar pukul 10.30 WIB melibatkan sebuah truk tronton bernomor polisi B 9970 BYZ dan kendaraan minibus jenis kopada, yang mengakibatkan 11 orang meninggal dunia dan enam orang lainnya mengalami luka ringan.

Kapolres Purworejo AKBP Andry Agustiano, S.I.K., M.Si., membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa kecelakaan terjadi di Jalan Purworejo-Magelang, tepatnya di Desa Kalijambe, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo.

Baca Juga:  SIG dan Jamdatun Tingkatkan Sinergi untuk Mewujudkan Tata Kelola Perusahaan yang Baik

“Setelah menerima laporan, Unit Kecelakaan Satlantas Polres Purworejo segera meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan dan olah TKP,” kata AKBP Andry.

Menurut keterangan awal, truk tronton melaju dari arah utara menuju selatan (Magelang–Purworejo).

Ketika melewati jalan menurun di lokasi kejadian, truk tersebut berusaha mendahului kopada namun diduga kehilangan kendali. Akibatnya, truk menyenggol kopada dan menyebabkan kedua kendaraan terguling, hingga menabrak rumah warga di pinggir jalan.

Baca Juga:  Duta Kampus Universitas Semarang Jadi Agen Perubahan Positif dan Beri Kontribusi Nyata

“Dampak dari kecelakaan ini sangat serius. Sebanyak 11 orang meninggal dunia di tempat, sementara enam lainnya mengalami luka ringan. Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 50 juta,” tambah AKBP Andry.

Pihak kepolisian saat ini masih melakukan proses identifikasi terhadap para korban, baik yang meninggal dunia maupun yang terluka. Selain itu, penyelidikan lebih lanjut juga tengah dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

Baca Juga:  Wali Kota Semarang Mendampingi Staf Khusus Menteri Koperasi Republik Indonesia Kunjungan Program KKMP di Kelurahan Gedawang

Kapolres Purworejo AKBP Andry Agustiano, S.I.K., M.Si. menghimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan besar, agar lebih berhati-hati dalam berkendara, terutama di jalur-jalur rawan dan menurun.

“Kami minta kepada para pengemudi untuk selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima dan mengutamakan keselamatan dalam berkendara. Mari kita bersama-sama cegah terjadinya kecelakaan lalu lintas,” tegas Kapolres.***