Ferry Wawan Cahyono Apresiasi Langkah Bupati Amalia dalam Penguatan BUMDes di Banjarnegera

IMG-20250518-WA0045
Bagikan:

SEMARANG (Harianterkini.id) – Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Jawa Tengah, Ferry Wawan Cahyono, memberikan apresiasi tinggi atas langkah progresif yang diambil oleh Bupati Banjarnegara, dr Amalia Desiana, dalam mendorong penguatan peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai pilar pembangunan ekonomi desa.

Ferry menilai kebijakan dan program Bupati Amalia yang fokus pada pemetaan potensi lokal dan pendampingan intensif terhadap BUMDes merupakan langkah visioner yang sangat tepat dalam menjawab tantangan perekonomian pedesaan.

“Saya sangat mengapresiasi komitmen Bupati Banjarnegara yang tidak hanya memberikan arahan strategis, tetapi juga hadir langsung dalam mendampingi dan menguatkan kapasitas desa dalam mengelola BUMDes. Ini bentuk kepemimpinan yang transformatif dan berpihak pada rakyat,” ujar Ferry, Sabtu (18/5).

Baca Juga:  CNN Indonesia Awards 2024, Kantor Imigrasi Semarang Unggul dengan Inovasi Layanan Publik Terdepan

Ferry menambahkan, inisiatif Pemkab Banjarnegara dalam menyelenggarakan Workshop Tata Kelola BUMDes dengan melibatkan 266 desa adalah contoh nyata bagaimana pemerintah daerah dapat mengambil peran sebagai fasilitator pembangunan yang partisipatif dan berbasis potensi lokal.

Menurutnya, sinergi antara BUMDes dan koperasi desa yang akan segera dibentuk merupakan formula tepat untuk membangun ekosistem ekonomi desa yang mandiri, inklusif, dan berkelanjutan.

Baca Juga:  KAI Daop 4 Selamatkan Barang Tertinggal Penumpang Senilai 19 Juta Selama Masa Angkutan Lebaran 2025

“Kolaborasi antara BUMDes dan koperasi desa akan memperluas jangkauan usaha, memperkuat permodalan, dan membuka lapangan kerja di tingkat lokal. Inilah cara kita membangun kemandirian desa secara konkret,” lanjutnya.

Ferry juga menekankan pentingnya keberlanjutan dan inovasi dalam pengelolaan BUMDes. Ia mendorong agar setiap desa tidak hanya fokus pada satu jenis usaha, namun mampu melakukan diversifikasi bisnis sesuai dengan keunggulan masing-masing.

“Kunci sukses BUMDes adalah inovasi, tata kelola yang baik, serta SDM yang kompeten. Oleh karena itu, best practice yang dibagikan dalam workshop harus dimanfaatkan dengan maksimal,” tegasnya.

Baca Juga:  Laporan Pengaduan Pelecehan Mahasiswi di Semarang Dicabut, Kuasa Hukum: Kami Minta Maaf

Pihaknya berharap program-program seperti ini bisa direplikasi di kabupaten/kota lain di Jawa Tengah, mengingat pentingnya BUMDes dalam mendukung agenda pembangunan daerah dan nasional, khususnya dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan Pendapatan Asli Desa (PAD).

“Langkah yang dilakukan Bupati Amalia patut menjadi contoh. Ini bukan hanya tentang Banjarnegara, tetapi juga tentang masa depan desa-desa di Indonesia,” pungkas Ferry.