Tim PKM Universitas Semarang Beri Pelatihan Mengolah Sampah Organik Jadi Pupuk Kompos Kepada Warga Tlogosari Kulon

InShot_20250625_074512428
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Semarang (PkM USM) memberikan Pelatihan Mengolah Sampah Organik menjadi Pupuk Kompos menggunakan Biopori kepada Warga Kelurahan Tlogosari Kulon, pada 20 Juni 2025.

Tim PkM USM terdiri dari Ketua Dr. Ling. Safrinal Sofaniadi, S.T., M.Si., Dr. Anik Kustrini, S.T, M.Si., Galih Widyarini, S.T, M.T., dan Diah Rahmawati, S.T, M.T..

Menurut Safrinal, tujuan kegiatan meningkatkan pengetahuan dan kepedulian terhadap warga dalam pengelolaan lingkungan selian menjaga kebersihan, memilah sampah khusus Biopori untuk memilih sampah organik menjadi pupuk tanaman.

Baca Juga:  Seru! Begini Asyiknya Merangkai Poespa di Artotel Suites Bianti Yogyakarta

Selain itu juga penghijauan untuk meningkatkan estetika serta Ruang Terbuka Hijau Perumahan Tlogosari.

“Kegiatan ini untuk warga RW 8,9,10,11 Kelurahan Tlogosari Kulon Kecamatan Pedurungan,” ujar Safrinal.

Kegiatan dihadiri antara lain, Kepala DLH. Arwita Mawarti, S.T., M.T., Camat Pedurungan Moh. Agus Junaidi, S.KOm., M.M., dan Lurah Tlogosari Kulon Hananto LEsworo, S.H., M.M.,

Baca Juga:  Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis Bekasi, Ingatkan Pentingnya Pola Hidup Sehat Sejak Dini

Sementara itu, Kepala DLH Arwita mengatakan, dalam rangka Hari LIngkungan Hidup pihaknya mengajak bersama dan berkolaborasi berbagai pihak OPD, Swasta, akademisi dan masyarakat dalam menjaga lingkungan, kebersihan dengan pengelolaan sampah, penghijauan dengan penanaman dan terus berupaya untuk meningkatkan Ruang Terbuka Hijau.

”Kami berharap, melalui kegiatan tersebut bisa memberikan sepirit kepada lingkungan tidak hanya di RW yang hadir tapi juga disekitarnya,” kata Arwita.

Baca Juga:  Dana Umat Mengalir ke Masyarakat, Pemerintah Kota Semarang Apresiasi Penyaluran BAZNAS

Tak hanya itu, Lurah Tlogosari Kulon, Hananto Lesworo mengatakan, Launching GOKUL GEMILANG atau Tlogosari Kulon Gerakan Memilah Sampah yang Terbuang agar dapat dikelola semaksimal mungkin dan memberikan manfaat kepada masyarakat sehingga tidak hanya dibuang di TPA yang saat ini kondisinya sudah hampir overload.

”Hal ini akan berhasil apabila warga sengkuyung bareng menjalankan program tersebut,” ungkapnya.***(bgy)