Basarnas Kota Semarang Beri Pelatihan Langkah-Langkah Evakuasi Mandiri Kepada Warga Salatiga

InShot_20250815_182044066
Bagikan:

SALATIGA, (Harianterkini.id) – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kota Semarang melaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat bidang pencarian dan pertolongan (SAR) di Kota Salatiga. Bertempat di aula Wisma Sabda Mulia Salatiga, Kegiatan ini dihadiri oleh 120 orang yang merupakan warga sekitar Kota Salatiga dan Kabupaten Semarang, Senin, 11 Agustus 2025.

“Melalui workshop ini, kita ingin memastikan bahwa masyarakat mampu menjadi garda terdepan dalam penanganan darurat, sebelum bantuan besar datang,” kata Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono dalam sambutannya.

Baca Juga:  Gelar Jambore Petani Cilik dan Remaja Tani, Wali Kota Semarang Komitmen Wujudkan Regenerasi Petani

Dalam kesempatan yang sama, Robby Hernawan selaku Wali Kota Salatiga yang hadir dalam kegiatan tersebut dan sekaligus membuka kegiatan secara resmi mengatakan betapa pentingnya pengetahuan akan pencegahan dampak bencana.

“Musibah bisa datang dalam berbagai bentuk, seperti tanah longsor, banjir, pohon tumbang hingga kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu, pengetahuan terkait pencegahan ini sangatlah penting,” Ujar Robby.

Baca Juga:  Kajati Jateng Ponco Hartanto Ikut Peringati Hari Jadi ke-79, Serukan Sinergi Lawan Narkoba

“Lebih baik kita memiliki pengetahuan penyelamatan namun tidak digunakan, daripada suatu hari kita membutuhkannya tetapi tidak siap,” imbuhnya.

Materi yang diberikan dalam workshop ini meliputi substansi Basarnas, langkah-langkah evakuasi mandiri, pemindahan korban banjir serta bagaimana cara menyelamatkan diri sendiri dan orang lain.

Baca Juga:  Penerima Bisaroh Naik 56,7 Persen di Tahun 2026, Pemerintah Kota Semarang Tegaskan Komitmen Sejahterakan Pelayan Umat

Adapun pelaksanaan kegiatan ini disertai dengan harapan agar masyarakat dapat berperan aktif dalam meminimalisir korban jiwa saat terjadi keadaan darurat (dikarenakan kecelakaan, bencana alam, maupun kondisi membahayakan jiwa lainya), baik dalam penanganan mandiri maupun membantu orang lain di sekitarnya.***