Wali Kota Semarang Targetkan Tanam 10.000 Mangrove di Tepi Pantai Semarang

InShot_20250815_175922428
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Wali Kota Semarang, Dr.Agustina Wilujeng Pramestuti, S.S., M.M. gencarkan penanaman mangrove sebanyak 10.000 pohon di kawasan tepi pantai sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang terhadap ekosistem pantai.

Hal itu disampaikannya dalam acara Literasi Penanaman Mangrove yang bertepatan dengan peringatan Hari Pramuka ke-64 di Kecamatan Tugurejo Semarang, pada Kamis, 14 Agustus 2025.

Mengusung tema “Literasi Mangrove” kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga dan memulihkan kawasan pesisir.

Acara dihadiri oleh para ahli mangrove yang memberikan pendampingan teknis, sekaligus menjadi momentum untuk mengajak masyarakat terutama kaum muda untuk berperan aktif melestarikan alam.

Baca Juga:  Gas Terus! PLN Rampungkan Pembangunan GITET 500 kV Ampel New / Boyolali, Sistem Kelistrikan Jawa Tengah Makin Kuat

Agustina turut mengapresiasi adanya kegiatan literasi ini karena dapat menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk bersama-sama melakukan misi penyelamatan kawasan pesisir Kota Semarang.

“Tadi kita melakukan acara literasi kepada anak-anak pramuka, Get to Know Mangrove. Bagus ini, pengetahuan singkat. Kita berharap anak-anak setelah ini akan pergi ke perpustakaan untuk browsing, syukur lagi kalau mereka ikut menanam kembali,” kata Wali Kota yang akrab disapa Agustina itu.

Baca Juga:  DPMPTSP Semarang Kenalkan Potensi Industri Lewat Program Tour the Investment, KIW Semarang Pertama

Dalam misi penanaman 10.000 mangrove ini, pemerintah telah memesan 4.000 bibit yang akan ditanam di akhir bulan Agustus.

“10.000 sih targetnya. Tapi kalau kita beli di pembibitan kan harus berkala, yang bisa diambil untuk ditanam akhir Agustus nanti 4.000. Nanti mungkin sampai akhir September bisa tambah lagi,” ucap Agustina.

Ia juga menyampaikan bahwa penanaman mangrove sangat baik untuk mencegah abrasi dan intrusi yang dapat terjadi di kawasan pantai. Selain itu, mangrove dapat digunakan sebagai rumah bagi habitat fauna di sana.

Baca Juga:  Universitas Semarang dan Duta Besar KBRI Kuala Lumpur Jalin Kerja Sama

Terdapat dua jenis mangrove yang akan ditanam di kawasan pantai Kota Semarang yaitu Rhizophora mucronata atau dikenal dengan bakau dan Avicennia marina atau api-api putih.

Mangrove berjenis Avicennia marina dapat dimanfaatkan sebagai tepung sedangkan mangrove bakau dapat berguna sebagai pewarna alami.

Hal ini membuktikan bahwa pohon mangrove tidak hanya bermanfaat bagi alam tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat.***

Sumber Berita : Humas Pemkot Semarang