KAI Daop 1 Jakarta Gandeng Komunitas Railfans Sadulur Spoor, Gelar Edukasi Keselamatan di Perlintasan Sebidang

IMG-20250914-WA0048
Bagikan:

JAKARTA (Harianterkini.id) – Keselamatan di perlintasan sebidang kembali menjadi perhatian PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta. Bekerja sama dengan Komunitas Railfans Sadulur Spoor, menggelar sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang JPL 1 Stasiun Karet, Jakarta, Sabtu (13/9).

Lokasi ini berada di KM 1+200, petak jalan antara Stasiun Tanah Abang dan Stasiun Manggarai, yang kerap dilintasi kendaraan roda dua maupun roda empat.

Baca Juga:  PI Niaga Dukung Program AKSI PI Grup

Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran Humas KAI Daop 1 Jakarta, Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska), serta komunitas pecinta kereta. Mereka memberikan imbauan langsung kepada pengendara yang melintas, agar disiplin dan mematuhi prosedur keselamatan.

Sosialisasi dimulai dengan safety briefing yang dipimpin oleh Assistant Manager Internal Humas KAI Daop 1 Jakarta, Radhitya Mardika.

Baca Juga:  450 Ribuan Tiket Nataru 2024/2025 Keberangkatan Stasiun Gambir dan Pasar Senen Masih Tersedia

Setelah itu, petugas menyampaikan imbauan melalui pengeras suara, memasang spanduk keselamatan, hingga membagikan suvenir bertema edukasi keselamatan.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menekankan pentingnya kesadaran kolektif.

“Keselamatan di perlintasan sebidang adalah tanggung jawab bersama. Kami terus mengajak masyarakat untuk mematuhi prosedur keselamatan: Berhenti, Tengok kiri-kanan, pastikan Aman, baru Jalan. Dengan begitu, perjalanan kereta api dan pengguna jalan bisa sama-sama aman,” jelasnya.

Baca Juga:  Juara Umum Peparnas XVII 2024, Ferry Wawan Cahyono Sampaikan Selamat dan Apresiasi untuk Pahlawan Olahraga Jateng

KAI mencatat, perlintasan sebidang masih menjadi titik rawan kecelakaan. Karena itu, berbagai program sosialisasi terus digencarkan, baik melalui kerja sama dengan komunitas maupun langsung di lapangan.

Harapannya, kepatuhan berlalu lintas tidak hanya menjadi kewajiban, tetapi juga kesadaran yang melekat pada setiap pengguna jalan.