Dorong Generasi Emas, Program Makan Bergizi Gratis Disosialisasikan di Cianjur

IMG-20251015-WA0013
Bagikan:

CIANJUR (Harianterkini.id) – Komisi IX DPR RI bersama Badan Gizi Nasional (BGN) terus mensosialisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Hotel Delaga Biru, Kabupaten Cianjur, pada Rabu, 24 September 2025. Sosialisasi program MBG merupakan langkah nyata pemerintah dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya mengkonsumsi makanan bergizi.

Kegiatan sosialisasi dengan mengangkat tema bersama mewujudkan generasi sehat Indonesia ini dihadiri oleh anggota Komisi IX DPR RI Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz, Tenaga Ahli Direktorat Promosi dan Edukasi Gizi BGN Anyelir Puspa Kemala, Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) Kabupaten Cianjur Elis Lismawati.

Program MBG menjadi salah satu langkah nyata pemerintah dalam menjamin pemenuhan gizi untuk ibu hamil, ibu menyusui, balita, hingga anak usia sekolah. Selain meningkatkan kualitas gizi masyarakat, program MBG juga memberikan dorongan bagi pertumbuhan ekonomi lokal dengan memberdayakan petani, peternak, dan pelaku usaha mikro melalui penyediaan bahan pangan untuk dapur Sentra Pangan dan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Baca Juga:  KAI Daop 4 Semarang Tertibkan 4 Rumah di Randusari: Lindungi Aset Negara dari Okupasi Ilegal

Anggota Komisi IX DPR RI, Neng Eem Marhamah Zulfa menegaskan bahwa program MBG membawa manfaat ganda bagi masyarakat. Program Makan Bergizi Gratis juga sejalan dengan visi Indonesia 2045 yang menargetkan terciptanya generasi emas atau generasi yang mampu membawa Indonesia menjadi negara maju.

Baca Juga:  Danantara Sinergikan BUMN Bangun Huntara di Aceh Tamiang, PLN Sambung Listrik untuk Semua Rumah dan Fasum

“Program MBG ini tidak hanya membangun generasi emas yang sehat dan cerdas, tetapi juga memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat sekitar. SPPG akan menjadi pusat perputaran ekonomi karena kebutuhan bahan baku berasal dari hasil pertanian, peternakan, dan perikanan lokal. Dengan demikian, program ini membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan,” tutur Neng Eem Marhamah.

Sementara itu, Tenaga Ahli Direktorat Promosi dan Edukasi Gizi BGN Anyelir Puspa Kemala menekankan bahwa MBG merupakan investasi jangka panjang bangsa.

“Program ini bukan sekadar janji politik. Ini adalah investasi jangka panjang untuk memastikan generasi yang lahir dan tumbuh saat ini memiliki kecerdasan intelektual dan kekuatan fisik yang optimal. Tantangan kita bukan hanya stunting, tetapi juga anemia, ketimpangan akses pangan bergizi, dan kemiskinan,” tegas Anyelir.

Baca Juga:  UNDIP Kukuhkan 5 Guru Besar Pakar Di Bidang Peternakan, Pertanian, Perikanan dan Kelautan

Dukungan juga datang dari PERSAGI Kabupaten Cianjur. Elis Lismawati menilai implementasi program ini telah menunjukkan perkembangan positif dan mendapat sambutan luas dari masyarakat.

“Pertumbuhan SPPG di Kabupaten Cianjur sangat cepat. Hal ini menunjukkan antusiasme masyarakat dan tingginya komitmen berbagai pihak dalam mendukung program MBG. Kita semua memiliki peran dalam menyukseskan program ini agar generasi mendatang tumbuh sehat, cerdas, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” ucap Elis.*