Seorang Pemancing yang Tewas di Embung Desa Kebasen Tegal Berhasil Dievakuasi Oleh Tim SAR Gabungan

InShot_20251011_220437597
Bagikan:

TEGAL, (Harianterkini.id) – Seorang pemancing tewas tenggelam saat hendak mengambil mata kailnya yang tersangkut di Embung Desa Kebasen, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

Kejadian tersebut menimpa korban bernama Andre (15), remaja asal Desa Pesalakan, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal pada Jum’at, 10 Oktober 2025 sore, sekira pukul 17.30 WIB.

Berdasarkan keterangan dari Kepala Kantor SAR Semarang Budiono, kejadian bermula saat korban bersama rekannya memancing di embung yang berkedalaman 6 meter tersebut.

Baca Juga:  DKI Tambah 23 Taman Baru hingga Akhir 2023

Saat mancing, mata kail korban tersangkut di dasar embung sehingga korban berinisiatif untuk melepas sangkutan.

“Diduga korban tidak menguasai keadaan yang licin sehingga korban terpeleset dan langsung tenggelam,” Ungkap Budiono.

Rekannya yang melihat kejadian itu tidak berani untuk melakukan pertolongan mengingat embung yang dalam dan juga area sekitar sepi pemancing.

Saksi kemudian segera meminta pertolongan kepada warga sekitar yang diteruskan ke Unit Siaga SAR (USS) Pemalang Kantor SAR Semarang.

Baca Juga:  Lestarikan Lingkungan Serta Peringati Hari Hutan Internasional 2024, SIG Tanam Lebih dari 500 Ribu Pohon di Lahan Pascatambang Pabrik Tuban

“Kami menerjunkan satu tim lengkap dengan peralatan selam untuk melakukan evakuasi,” pungkasnya.

Diketahui bahwa, pada pukul 20.30 WIB, tim USS Pemalang dan tim SAR gabungan yang tiba dilokasi langsung melakukan pencarian dengan cara penyelaman di lokasi terpelesetnya korban.

Meskipun pandangan terbatas dan minimnya penerangan, akhirnya setelah satu setengah jam pencarian, korban berhasil ditemukan dan dievakuasi dari dasar embung.

Baca Juga:  Perkuat Sinergi dalam Pembangunan PSN, PLN Lakukan Audiensi dengan Kemenag Jawa Tengah

“Pukul 22.00 WIB tim berhasil menggapai korban didasar embung, bergeser 3 meter dari titik tenggelamnya korban. Selanjutnya korban dievakuasi dan dibawa ke rumah duka,” terangnya.

“Terimakasih untuk tim SAR gabungan yang sudah berusaha untuk segera menemukan korban sehingga korban cepat ditemukan,” pungkasnya.***

Sumber : Humas Basarnas Kota Semarang