Bocah 9 Tahun yang Hanyut di Selokan Ditemukan Tim SAR Gabungan Dalam Keadaan Meninggal

InShot_20251031_221851027
Bagikan:

SEMARANG, (Harianterkini.id) – Upaya pencarian terhadap bocah berusia sembilan (9) tahun bernama Rahma Aurel yang dilaporkan hanyut di selokan pemukiman Argomulyo Mukti Asri, Pedurungan, Semarang, berujung duka.

Setelah dilaksanakannya operasi SAR selama dua hari, keberadaan korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Kamis, 30 Oktober 2025, pukul 22.00 WIB.

Baca Juga:  Polda Jawa Tengah Himbau Masyarakat Patuhi Pengalihan Arus Selama Aksi May Day 2025

“Sebelumnya menjelang malam operasi SAR sudah kami tutup untuk sementara dan akan kembali dilanjutkan esok pagi. Namun, kami mendapatkan laporan penemuan jenazah seorang anak kecil di area taman depan Masjid Al Mubarok Jl. Lintang Trenggono,” ucap Budiono, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang.

Baca Juga:  Berkunjung ke Riau, Wapres Ingatkan Hal Ini di Hari Desa Asri Nusantara

“Setelah tim kami melakukan pengecekan, ternyata benar bahwa jenazah tersebut adalah Rahma Aurel yang dua hari ini kami cari,” imbuhnya.

Keberadaan korban ditemukan di Desa Lintang Trenggono, berjarak sejauh 5 km dari lokasi kejadian. Kini korban telah dievakuasi dan dibawa ke rumah duka.

“Dengan dievakuasinya korban maka operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Saya ucapkan terima kasih banyak kepada semua pihak yang telah terlibat dalam upaya pencarian korban,” pungkasnya.

Baca Juga:  Dukungan Warga Tambaklorok Semarang Mengalir Deras untuk Andika-Hendi di Pilkada Jateng

“Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap siaga dan waspada terhadap potensi hujan lokal yang kemungkinan masih berlanjut di wilayah Semarang,” tutupnya.***

Sumber : Basarnas Kota Semarang